Pemkab Sumba Timur Sayangkan Informasi Penjualan Pulau di Sumba 

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) menyayangkan adanya informasi atau berita yang beredar luas tentang penjualan pulau di Sumba

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekda Sumba Timur ,Domu Warandoy,S.H,M. Si 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) menyayangkan adanya informasi atau berita yang beredar luas tentang penjualan pulau di Sumba. Pemkab juga mendukung pengusutan oleh pihak berwenang.

Hal ini disampaikan Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H,M.Si, Minggu (14/2/2021). Menurut Domu, pemerintah menyayangkan oknum yang menyebarluaskan informasi melalui situs online tentang adanya penjualan pulau di Sumba.

AMBISI Besar China Ternyata Bukan Kalahkan Amerika Tapi Rusia Negara Terakhir Akan Dihancurkan

"Kalau ada informasi  penjualan pulau juga tentu kita sayangkan, karena informasi itu kemungkinan dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Domu.

Namun, lanjutnya, Pemerintah Sumba Timur menegaskan bahwa tidak ada penjualan pulau, khususnya di Kabupaten Sumba Timur.

"Setelah adanya informasi itu, Pemprov NTT juga langsung telusuri, termasuk oleh aparat penegak hukum. Jadi kita dukung semua upaya untuk menelusuri kasus ini," katanya.

Realme C17 Dengan RAM Besar 6/256 GB Dibanderol Hanya Rp 2 jutaan Saja, Cek Spesifikasi Lainnya

Dikatakan, di Sumba Timur itu ada beberapa pulau besar dan ada yang berpenghuni dan ada yang tidak.
Dia mencontohkan, Pulau Salura di Kecamatan Karera dan ada juga Pulau Mengkudu,  termasuk Pulau Kotak.

"Untuk Pulau Salura itu yang ada penghuni atau masyarakat. Sedangkan ada sejumkah pulau kecil tapi sudah kita beri nama, katanya.

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK  menegaskan sampai saat ini tidak ada penjualan pulau di Sumba. Berita yang beredar dan bersumber dari situs online http://www.privateislandonline.com itu tidak benar atau hoax.

Menurut Handrio, dengan mencuatnya berita di media sosial bahwa ada pulau dwi Sumba yang dijual, maka pihaknya langsung menyelidiki dan menelusurinya.

" Jadi adanya informasi itu, kita langsung bergerak cepat untuk telusuri dengan melakukan konfirmasi dan cek ke pihak terkait, terutama ke Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Sumba Timur. Atas pengecekan itu, Pemda Sumba Timur juga mengatakan berita penjualan pulau itu tidak benar," kata Handrio. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

 

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved