Breaking News:

Dinkes Kabupaten Mabar Tetapkan Faskes yang Lakukan Rapid Tes Antigen Bagi Pelaku Perjalanan

Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menetapkan sejumlah Fasilitas Kesehatan ( faskes) yang bisa melakukan Rapid Test Antigen

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
Dinkes Kabupaten Mabar Tetapkan Faskes yang Lakukan Rapid Tes Antigen Bagi Pelaku Perjalanan
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menetapkan sejumlah Fasilitas Kesehatan ( faskes) yang bisa melakukan Rapid Test Antigen bagi pelaku perjalanan, Jumat (12/2/2021).

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar Nomor : DINKES/SK/21/I/2021 tentang Penetapan Fasilitas Kesehatan yang Melaksanakan Pemeriksaan Rapid Tes Bagi Pelaku Perjalanan di Kabupaten Mabar.

Surat keputusan tersebut ditetapkan pada 29 Januari 2021 dan ditanda tangani oleh Kepala Dinas (kadis) Kesehatan Kabupaten Mabar Paulus Mami.

Anggota DPRD NTT Inisiatif Penanganan Covid-19 di Kelurahan Nefonaek

Dikonfirmasi per telepon, Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami membenarkan surat keputusan tersebut.

Paulus Mami menuturkan, pelaku perjalanan wajib menjalani rapid tes antigen karena merupakan syarat baru dalam penerbangan.

Walikota Kupang Serukan Puasa 7 Hari, GMIT Suarakan Hal Yang Sama

"Sementara itu kami memang sudah siap tapi kami juga banyak melakukan tracing kepada keluarga yang positif Covid-19, maka mereka yang membuka praktik-praktik itu kami berikan izin sementara untuk mendukung saja supaya tidak ada halangan," jelasnya.

Menurut Paulus, pihak perizinan telah memberikan izin sementara kepada sejumlah faskes tersebut dan telah dilaporkan kepada Dinkes Mabar.

Sejumlah faskes tersebut, kata Paulus, hanya mendapatkan izin sementara untuk pelaksanaan rapid tes antigen bagi para pelaku perjalanan.

"Memang kami sedang proses untuk izin defenitif tapi kami tetap melihat kebutuhan masyarakat cukup tinggi maka izin sementara dipakai," ujarnya.

Lebih lanjut, para pelaku perjalanan wajib melakukan rapid tes antigen di faskes yang telah ditetapkan tersebut.

"Yang melakukan itu adalah yang mendapatkan izin dari perizinan dan konsultasi ke kami, yang bikin sendiri tidak boleh. Faskes lain harus mendapatkan izin sementara atau izin defenitif yang lain mungkin ada yang sudah dapat izin, nanti kami cek," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bandara Komodo Labuan Bajo, I Ketut Gunarsa saat dihubungi per telepon dan pesan WhatsApp (WA) belum merespon. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved