Breaking News:

Anggota DPRD NTT Inisiatif Penanganan Covid-19 di Kelurahan Nefonaek

Anggota DPRD NTT, Mohammad Ansor dan Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat tangani Covid-19 di Kelurahan Nefonaek

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Pelaku usaha kelurahan Nefonaek mengikuti pemeriksaan swab di Puskesmas 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Anggota DPRD NTT, Mohammad Ansor dan Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat berinisiasi dengan tokoh masyarakat, lurah dan puskesmas untuk melakukan penangangan dan pencegahan di Kelurahan Nefonaek sesuai protokol Kesehatan.

Salah satunya dengan melakukan swab untuk para pelaku usaha di sekitaran keluraha Nefonaek.

M Ansor menyampaikan melihat edaran pemerintah pusat, provinsi maupun Wali Kota untuk penanganan Covid-19 terutama mengantisipasi lonjakan Covid-19. Kuncinya pada memperkuat gugus tugas di tingkat kelurahan RT dan RW. 

Walikota Kupang Serukan Puasa 7 Hari, GMIT Suarakan Hal Yang Sama

"Karena itu saya dan dengan pak Zeyto memfasilitasi, menginisiassi dengan tokoh masyarakat, lurah dan puskesmas kita melakukan penangangan dan pencegahan," tuturnya.

Tindakan yang dilakukan yaitu penangangan. Bagi warga Nefonaek yang sudah melakukan isoman, maka dari puskesmas akan memberikan insentif untuk setiap hari melakukan kontrol dan berikan arahan serta bimbingan kepada orang yang melakukan isoman.

Puluhan Siswa Penghuni Asrama SMA St Klaus Kuwu Manggarai Terpapar Covid-19, Ini Kronologisnya!

Sedangkan, kata Ansor, untuk masyarakat umum terutama pelaku usaha dilakukan standar Prokes salah satunya swab. Setelah itu orang tua. 

Kata Ansor, di kelurahan Nefonaek yang melakukan isolasi 60 orang dan meninggal empat orang. Angka tersebut cukup besar sehingga anggota DPRD kelurahan Nefonaek memfasilitasi ini sebagai tanggung jawab moral sudah dilakukan di provinsi dan kota. "Kami sudah laporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota," ujarnya.

Zeyto Ratuarat mengatakan dirinya dan Pak Ansor untuk membuat kegiatan yang  lebih kecil lagi khusus penanganan dan dan pencegahan yang difasilitasi.

"Tim turun ke masyarakat, sehingga siapapun yang menderita sakit ini harus didukung begitu juga masyarakat sekitarnya. Maka tim covid ini dibentuk, didukung dengan vitamin,  suplemen, dengan perhatian kami maka pasien merasa bahagia atas dukungan yang diberikan," ujarnya.

Kata Zeyto, di kelurahan Nefonaek juga dibatasi untuk orang yang masuk ke dalam hanya sampai pukul 21.00 Wita dan juga wajib mengenakan masker.

"Ini menjadi perhatian kami karena ini rumah kami," tuturnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved