Nakes di Puskesmas Waingapu  Sebut Biasa Saja Usai Terima Vaksin Covid-19

Dua dari puluhan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Waingapu, Kabupaten Sumba Timur mengaku biasa dan aman usai menerima Vaksin Covid-19

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Samsiah Koho sedang divaksin oleh petugas di Aula Puskesmas Waingapu, Sumba Timur, Senin (8/2/2021) 

POS-KUPANG.COM |WAINGAPU -- Samsiah Koho dan Resto K. Majang dua diantara puluhan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Waingapu, Kabupaten Sumba Timur mengaku biasa dan aman usai menerima Vaksin Covid-19.

Pelaksanaan vaksin Covid-19 di Puskesmas Waingapu ini berlangsung di Aula Puskesmas Waingapu pada Senin (8/2/2021). Acara ini dibuka oleh Camat Kota Waingapu, Dionisius Randjamuda,S.H. Kegiatan vaksin ini dilakukan setelah Pemkab  Sumba Timur mencanangkan pada Jumat (5/2/2021) lalu.

Nampak hadir sejumlah nakes dan petugas vaksinasi serta  Kepala Puskesmas Waingapu, Tjokorda Gede Agung Dhanuja, S.KM.

Tekan Angka Covid-19, Pemda Ngada Aktifkan Kembali Posko Penjagaan Perbatasan

Samsiah Koho dan Resto K Majang yang ditemui usia vaksinasi mengatakan, setelah divaksin mereka seperti biasa saja. "Saya tadi tidak rasa apa-apa dan biasa saja setelah teriam vaksin.

Saya memang sudah rencana untuk divaksin sehingga saya sudah siap. Saya bersyukur sudah bisa divaksin," kata Samsiah.

Menurut Samsiah, dengan mengikuti vaksinasi itu,maka secara pribadi sudah bisa melindungi diri dan keluarga. 

Tak Ada Gagal Bayar Klaim RS, BPJS Kesehatan Surplus Rp18,74 Triliun

"Kita di rumah ada keluarga,karena itu, dengan divaksin ini kita bisa cegah penularan Covid-19.  Walaupun kalau tertular,maka tidak separah lagi karena telah ada imun tubuh," kata Samsiah.

Diharapkam, mudah-mudahan  pelaksanaan vaksinasi di Sumba Timur bisa berjalan aman dan lancar sehingga semua masyarakat nantinya bisa divaksin.

"Memang stigma di masyarakat biasanya takut apalagi ini vaksin baru. Tapi saya mau sampaikan bahwa vaksin ini aman dan saya biasa saja.Kita harapkan semuanya bisa mengikuti vaksin ini agar kita bisa bebas dari Pandemi Covid-19," ujarnya.

Risto K. Majang mengatakan, memang waktu disuntik, sakitnya sekitar tiga menit kemudian itu biasa saja.

"Harapan saya kepada seluruh masyarakat Sumba Timur mari kita dukung program vaksinasi ini guna kepentingan kesehatan dan keselamatan kita bersama. Ini juga agar  kita terhindar dari Pandemi Covid-19," kata Risto.

Dia meminta masyarakat juga agar jangan takut atau mendengar isu-isu di luar,  karena justru itu akan membuat cemas dan tidak mau untuk divaksin.

Kepala Puskesmas Waingapu, Tjokorda Gede Agung Dhanuja, S.KM mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di puskesmas sudah dimulai bagi nakes atau petugas kesehatan.

Menurut Gede, untuk tahap pertama sekitar 42 orang dan sisanya akan divaksin  tahap berikutnya.

"Jadi semua nakes atau petugas kesehatan di puskesmas, puskesmas pembantu dan polindes ikut menerima vaksin. Karena, petugas ini adalah garda terdepan dalam memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Gede.

Gede juga mengharapkan pelaksanaan vaksinasi di puskesmas bisa berjalan lancar dan aman.  "Tentu ada tahapan-tahapan sasaran vaksinasi. Tahap awal ini untuk nakes setelah pemerintah kabupaten melakukan pencanangan. Setelah semua nakes divaksin barulah vaksin diberikan kepada elemen masyarakat yang lain," katanya.

Dikatakan, ada juga persyaratan penerima vaksin antara lain,  yaitu masyarakat usia 18-58 tahun ,belum terpapar Covid-19 serta tidak ada penyakit bawaan.  (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved