Breaking News:

Opini

Korupsi di Timor Leste Tantangan bagi Gereja Katolik

Per definisi, korupsi bertentangan dengan prinsip kejujuran dan keserakahan seperti yang dinyatakan dalam Sepuluh Perintah Allah

Foto: AFP
Para pendukung partai Allianca Mudanca ba Progresu menghadiri rapat umum di Dili pada Mei 2018. Partai-partai politik Timor Leste telah mengembangkan hubungan yang kuat dengan geng-geng jalanan yang mengaku sebagai kelompok seni bela diri. 

Korupsi di Timor Leste Tantangan bagi Gereja Katolik

Oleh: Justin L. Wejak*

POS-KUPANG.COM - Ada asumsi (atau lebih tepatnya espektasi) yang bisa dimaklumi bahwa negara-negara dengan kehadiran agama yang kuat seperti Timor Leste mestinya bebas dari korupsi.

Asumsi ini muncul karena tidak ada satu agama pun yang mengajarkan ketidakjujuran, keserakahan, dan kebohongan. Semua agama, termasuk Katolik – kepercayaan utama di Timor Leste – menghargai kejujuran dan kemurahan hati di antara nilai-nilai universal kemanusiaan lainnya. Nilai-nilai ini bertentangan dengan korupsi, yang terjadi ketika kekuasaan yang dipercayakan digunakan untuk kepentingan dan keuntungan pribadi.

Sayangnya, anggapan tersebut tampaknya tidak berdasar. Korupsi dapat terjadi di mana saja di dunia, baik di negara agama dan sekuler (atau semi-sekuler). Ini masalah global yang kompleks.

Per definisi, korupsi bertentangan dengan prinsip kejujuran dan keserakahan seperti yang dinyatakan dalam Sepuluh Perintah Allah (Keluaran 34; Ulangan 10).

Justin L. Wejak
Justin L. Wejak (istimewa)

Secara khusus, perintah ke-7, 8, dan ke-10 menyoroti mandat Tuhan tentang kejujuran dan integritas. Paus Fransiskus sendiri menggambarkan korupsi sebagai sesuatu yang tentunya “lebih buruk dari dosa.” Karena itu, Paus berkomitmen untuk memerangi korupsi dari dalam gereja, tulis International La Croix.]

Dalam kasus Timor-Leste, korupsi tetap merajalela dan menguras ekonomi negara yang sudah miskin ini.

Pada 2019, menurut indeks korupsi Transparency International, Timor Leste mendapat skor 38. Semakin tinggi skornya, semakin rendah tingkat korupsinya dalam hal jumlah kasus. Banyak yang percaya, pemerintah paling rentan terhadap korupsi karena kemewahan kekuasaan.

Timor Leste resmi menjadi sebuah negara kurang dari dua dekade lalu. Sejak saat itu, dengan giat berupaya memberantas korupsi, misalnya dengan membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau CAC, yang merupakan bagian integral dari tugas legislatif.

Halaman
123
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved