Kasus Covid NTT Mengkhawatirkan, Ini Strategi Yang Akan Dilakukan Pemprov NTT

Kasus aktif dalam satu bulan terakhir meningkat 2 kali lipat dari total kasus pada Desember 2020.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sekda NTT Ir Benediktus Polo Maing didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTT, Samuel Rebo dan Karo Tatapem, Doris A. Rihi memberikan keterangan pers kepada wartawan di Lobi Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (27/1). 

"Untuk tim pertama telah dibentuk struktur, nanti akan bekerjasama dengan TNI-Polri mulai provinsi hingga kota. Ini akan dikoordinasikan dengan Kasat POl PP Provinsi NTT dan penegakannya akan dilakukan sampai ke tingkat RT," kata Sekda Polo Maing.

Tim ini akan memiliki sub tim hingga tingkat kecamatan yang melibatkan pihak kecamatan. Tim ini akan melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan secara masif di kota Kupang.

Sementara tim kedua yang akan melakukan tracing, screen dan isolasi mandiri, dijelaskan Sekda Polo Maing, akan diketuai oleh drg Domi Mere. Tim ini terdiri dari Kadis Kesehatan NTT, Asisten 1 Setda NTT dan Kadis Kesehatan Kota Kupang.

Tim ini akan melakukan langkah langkah taktis dengan target melakukan tracing terhadap 10 ribu warga Kota Kupang yang merupakan kontak erat dalam waktu sepekan.

Sekda Polo Maing menjelaskan, saat ini logistik dan rapid antibodi telah disiapkan oleh pemerintah kota dan di-backup pemerintah provinsi. Dalam pelaksanaannya, bila hasil evaluasi langkah tersebut dianggap perlu dilanjutkan maka akan ditingkatkan lagi dengan segera.

Tim akan memilah hasil tracing dan testing baik kondisi ringan maupun kondisi  berat untuk treatment sesuai kebutuhan. Pemerintah berencana akan melakukan isolasi terpusat bagi yang terpapar Covid-19.  

"Kota Kupang telah menyiapkan 100 bed dan pemerintah provinsi membackup tambahan 50 bed. Apabila ada peningkatan maka akan dilakukan penambahan," kata Sekda Polo Maing. 

Pemerintah Provinsi NTT, kata Sekda Polo Maing, berharap strategi yang dilakukan dapat memotong mata rantai penularan Covid19 di Kota Kupang dan NTT secara keseluruhan. 

Baca juga: Bukan Ariel NOAH, Noah Sinclair Sebut Aktor Tampan ini yang Bikin Sang Mama, BCL Jatuh Hati, Siapa?

Baca juga: Sembuh Dari Covid-19, Gubernur  NTT Viktor Laiskodat Akan Kembali Berkantor

"Mudah mudahan hal ini mampu memotong mata rantai penularan di Kota Kupang dan NTT karena pertumbuhan tinggi sekitar 50 persen itu ada di Kota Kupang," pungkas Sekda Polo Maing. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved