Breaking News:

Ditetapkan Menjadi Wakil Bupati Ngada Terpilih, Begini Komentar Raymundus Bena

Ditetapkan Menjadi Wakil Bupati Ngada Terpilih, Begini Komentar Raymundus Bena

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Wakil Bupati Ngada terpilih, Raymundus Bena saat menyampaikan sambutan pada acara rapat pleno penetapan di Aula Kantor KPUD Ngada, Jumat (22/1/2021). 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Wakil Bupati Ngada terpilih, Raymundus Bena turut hadir dalam rapat pleno penetapan pasangan bupati dan Wakil Bupati Ngada terpilih yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPUD) Kabupaten Ngada. Rapat yang digelar di Aula Kantor KPUD Ngada pada, Jumat (22/1/2021) tersebut tidak dihadiri oleh Bupati Ngada terpilih Andreas Paru.

Pada kesempatan itu, mantan anggota DPRD Kabupaten Ngada tiga periode tersebut memberikan klarifikasi perihal ketidakhadiran Bupati Ngada terpilih Andreas Paru. Dijelaskannya, ketidakhadiran Bupati Ngada terpilih karena masih dalam perjalanan ke Kabupaten Ngada. Untuk itu, mewakili Bupati terpilih, dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.

Baca juga: Bersama Babinsa, Dandim TTS Lakukan Sosialisasi 3M dan 3T

"Pada kesempatan ini, Bapak Paru Andreas tidak hadir. Per telepon kemarin, dia menyampaikan permohonan maaf kepada kita semua, karena masih dalam perjalanan," ujarnya.

Raymundus mengatakan, sejak pemeriksaan berkas pendaftaran, penarikan nomor urut, sampai pada tahapan kampanye dan tahapan pemilihan, ada berbagai intervensi, konsentrasi, dan kontribusi dari semua pihak, lebih khusus kepada para penyelenggara, pemerintah daerah dan juga semua elemen, serta semua institusi yang turut serta menyukseskan pilkada Kabupaten Ngada.

Baca juga: Ini Lokasi Bakti Sosial Serentak Polres Sikka dan Polsek Jajaran Ralam Rangka Mencegah Kasus DBD

"Maka sebagai calon wakil bupati Ngada terpilih, pada kesempatan ini sudah sepatunya saya harus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khusus kepada ketua KPU beserta anggota dan juga seluruh staf pendukung yang ada di KPU Kabupaten Ngada, ketua Bawaslu peserta anggota dan seluruh staf pendukung baik di tingkat kabupaten Kecamatan maupun ditingkat desa," ungkapnya.

Raymundus menambahkan, ketika saat-saat menjelang perhitungan suara, dirinya sering ditelepon baik oleh tim maupun oleh simpatisan yang mengatakan bahwa ada kekhawatiran soal perhitungan suara. Sebagai mantan anggota DPR selama tiga periode, dirinya tahu dan paham betul kerja-kerja para penyelenggara pemilu di Kabupaten Ngada.

"Mereka sudah terbukti dan sudah teruji, bahkan pada saat pencalegan, kita tidak punya saksi pun suara tidak hilang dan ini terbukti makanya saya tidur nyenyak. Ya berapapun suara, saya pastikan tidak mungkin hilang. Dan ini sebuah apresiasi yang sangat luar biasa yang patut kita berikan setinggi-tingginya kepada para penyelenggara pilkada baik dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa," ungkapnya.

Raymundus juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Ngada dan juga DPRD Ngada, karena tanpa dua lembaga tersebut, bisa saja kerja penyelenggaraan tidak akan maksimal.

"Saya harus katakan ini karena saya juga pernah turut terlibat ketika pada saat pembahasan anggaran, pembahasan kebijakan-kebijakan terkait bagaimana cara untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilihan, ada di dua lembaga ini, untuk itu kita perlu memberikan apresiasi yang tinggi kepada kedua lembaga ini," ujarnya.

Raymundus juga menyampaikan terima kasih kepada Polres dan Kodim Ngada, Kepala Kejaksaan Negeri Ngada, Ketua Pengadilan Negeri Bajawa serta seluruh pihak, yang baik langsung maupun tidak langsung terlibat mensukseskan pilkada ini, sehingga semuanya bisa menerima apa adanya.

"Di beberapa kabupaten sampai ada timbul kerusuhan ada timbul gugatan, tapi di Ngada, dari periode ke periode aman-aman saja karena dukungan semua pihak," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved