PELANTIKAN Presiden AS ke-46, Joe Biden dan Langkah-langkah yang Akan Segera Diambil

Joe Biden segera dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat pada Rabu (20/1/2021) sebelum tengah hari waktu setempat (atau tengah malam WIB)

Editor: Agustinus Sape

Pelantikan Presiden AS ke-46, Joe Biden dan Langkah-langkah yang Akan Segera Diambil

POS-KUPANG.COM - Joe Biden segera dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat pada Rabu (20/1/2021) sebelum tengah hari waktu setempat (atau tengah malam WIB), dan akan segera mengambil sejumlah langkah penting.

Biden akan diambil sumpahnya bersama wakil presiden terpilih Kamala Harris, perempuan pertama yang menjabat posisi ini.

Setelah diambil sumpah, Biden akan pindah ke Gedung Putih, kediamannya untuk empat tahun ke depan.

Sekitar 25.000 tentara telah berjaga-jaga di seputar upacara pelantikan ini setelah kerusuhan mematikan di Gedung Capitol pada tanggal 6 Januari lalu.

Donald Trump tidak akan menghadiri upacara pelantikan ini. Ia tercatat sebagai presiden keempat yang menolak menghadiri pelantikan penerusnya dalam sejarah AS.

Trump meninggalkan Gedung Putih pada sekitar pukul 07:00 waktu setempat (19:00 WIB) dan terbang menuju kediamannya di Florida.

Di antara mantan presiden yang akan hadir adalah Barack Obama, Bill Clinton dan George W Bush. Biden menjabat sebagai wapres selama delapan tahun di bawah Obama.

Wakil Presiden Mike Pence juga akan menghadiri acara pelantikan, dan tidak menghadiri acara perpisahan Trump di pangkalan militer di luar ibu kota.

Para asisten Biden mengatakan ia akan menyampaikan pidato pelantikan selama sekitar 30 menit berisi seruan optimistik untuk menjaga persatuan nasional sesudah masa jabatan Trump diwarnai pergolakan.

Pada menit-menit terakhir masa jabatannya, Trump memberikan pengampunan kapada 73 orang termasuk mantan penasihatnya Steve Bannon, yang dituding terlibat penipuan dana kampanye.

Namun Trump tidak memberikan pengampunan kepada dirinya sendiri dan anggota keluarganya.

Langkah-langkah presiden baru

  • Biden akan mengambil sejumlah langkah penting begitu dilantik, termasuk dalam penanganan Covid-19 yang sejauh ini menyebabkan lebih dari 400.000 orang meninggal di AS, angka tertinggi di dunia.
  • Inilah sejumlah langkah lain yang akan dilakukan Biden:
  • Biden akan mencabut pembekuan keanggotaan AS di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pakar virologi AS, Dr Antony Fauci akan menghadiri pertemuan internasional WHO pekan ini.
  • Ia akan meneken perintah eksekutif untuk menjadikan penanganan pandemi Covid-19 sebagai sebagai program nasional. Perintah ini bertujuan untuk mengkordinasikan distribusi alat pelindung diri, vaksin dan tes
  • Biden juga akan mencabut larangan perjalanan ke AS bagi warga dari sejumlah negara yang mayoritas penduduknya Muslim
  • Dalam masalah lingkungan ia akan segera mengambil tindakan secepatnya dalam menangani krisis iklim, termasuk menandatangani sebuah dokumen untuk bergabung kembali dalam kesepakatan iklim Paris
Gedung Capitol dan sekitarnya telah disiapkan untuk pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris.
Gedung Capitol dan sekitarnya telah disiapkan untuk pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris. (GETTY IMAGES)

Joe Biden: Perjalanan panjang menuju Gedung Putih

Joe Biden akhirnya sukses terpilih menjadi presiden Amerika Serikat, setelah gagal dalam upayanya pada 1987 dan 2008.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved