Breaking News:

TNI AL Pasang Senjata Canggih di KRI, Siap Hadapi Kapal Vietnam dan China di laut China Selatan

Tak jarang kapal-kapal nelayan itu dilengkapi didukung dengan kapal penjaga pantai mereka sehingga nelayan-nelayan tersebut merasa terlindungi dan ber

turkishdefencenews.com
Indonesia lengkapi kapal perangnya dengan senjata canggih dari Turki, 

TNI AL Pasang Senjata Canggih di KRI, Siap Hadapi Kapal Vietnam dan China di laut China Selatan

POS KUPAG.COM -- Kapal-kapal nelayan China dan Vietnam kerap mencuri ikan di wilayah perairan Natuna milik Idonesia

Tak jarang kapal-kapal nelayan itu dilengkapi didukung dengan kapal penjaga pantai mereka sehingga nelayan-nelayan tersebut merasa terlindungi dan berani melawan

Untuk itu, TNI mempercanggih senjata di kapal perang TNI AL atau KRI untuk menghadapi ancaman tersebut

Untuk mencegah kapal penangkap ikan China dan Vietnam memasuki Laut Natuna , militer Indonesia menambah kekuatan maritimnya.

Baca juga: Ahmad Dhani Diberi Syarat Ceraikan Mulan Jameela untuk Nikahi Artis ini, Tak Mau Dipoligami

Baca juga: Wanita Asal Alor ini Masih Hidup Padahal Namanya Ada Daftar Penumpang Sriwijaya Air, Pinjamkan KTP?

Baca juga: KISAH Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Sj 182, Sempat Bagikan Video Dalam Pesawat Sebelum Kecelakaan

Baca juga: PERANG SAUDARA Mengancam Amerika Saat Donald Trump Lengser,FBI Ungkap Pergerakan Pasukan Bersenjata 

Baca juga: Ini Polwan Cantik Berprestasi dari Bongkar Sindikat Sabu Sampai Nyaris  Ketahuan Gembong Narkoba

Dilansir dari scmp.com pada Selasa (12/1/2021), di akhir tahun 2020 kemarin, kekuatan maritim sipil Indonesia mempersenjatai kapalnya dengan senapan mesin.

Langkah ini untuk melengkapi pasukan Bakamla dan dipandang sebagai tindakan penyeimbangan untuk menghadapi serangan China.

Tentu saja cara ini juga tidak akan membahayakan hubungan bilateral yang berkembang dengan Beijing dan pada saat yang sama meredakan potensi kemarahan domestik atas perambahan China.

Diketahui bahwa China mengklaim wilayah Laut China Selatan.

Tetapi Indonesia sendiri tidak ikut serta dalam sengketa tersebut.

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved