Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

PESAWAT SRIWIJAYA AIR JATUH: Pilot Sriwijaya Afwan Sebut Sepupu Bidadari Surga, Tak Bisa Tidur,INFO

pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh, kakak sepupu Kapten Afwan mempunyai firasat itu dirasakannya lantaran Kapten Afwan menyebut bidadari surga

Editor: Ferry Ndoen
repro/Wartakotalive/Vini Rizki Amalia
Sebelum pesawat Sriwijaya Air jatuh, Kapten Afwan sebut sepupu bidadari surga, bikin tak bisa tidur. 

POS KUPANG.COM--  Sebelumnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh, kakak sepupu Kapten Afwan mempunyai firasat. Firasat itu dirasakannya lantaran Kapten Afwan menyebut bidadari.

Kakak sepupu Kapten Afwan, Eli Murni, mengatakan, ucapakan tersebut disampaiakan sang pilot pada acara pernikahan salah satu anggota keluarganya pada 10 Oktober 2020.

Di acara pernikahan tersebut Kapten Afwan berfoto bersama dengan kedua sepupunya.

Baca juga: CUACA EKSTREM: Puncak Musim Hujan, Waspada, Potensi Bencana 10 Hari Ke Depan Nusa Tenggara Termasuk

SERPIHAN PESDAWAT SRIWIJAYA AIR -- Tim SAR Gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL memperlihatkan serpihan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di antara pulau Laki dan Pulau Lacang, Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2020) petang. Serpihan pesawat ini ditemukan Tim SAR Gabungan, Minggu (10/01/2021) pagi.
SERPIHAN PESDAWAT SRIWIJAYA AIR -- Tim SAR Gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL memperlihatkan serpihan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di antara pulau Laki dan Pulau Lacang, Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2020) petang. Serpihan pesawat ini ditemukan Tim SAR Gabungan, Minggu (10/01/2021) pagi. (TribunJakarta.com)

"Ke saya ada firasat. Pesta pernikahan bulan Oktober kemarin itu dia (Captain Afwan) foto, dia di tengah, dipeluk saya begitu," kata Eli Murni di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (11/1/2021).

Menurut Eli Murni, ketika berfoto bersama itu, Kapten Afwan mengeluarkan ucapannya yang terngiang-ngiang di kepalanya.

Kapten Afwan yang memakai peci putihi mengucapkan bidadari surga kepada kedua sepupunya.

"Alhamdulillah, Aan diapit bidadari-bidadari," terang Eli menirukan ucapan Captain Afwan dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga: 3 Pemain Indonesia Dilarang Main Bulutangkis SEUMUR HIDUP Dari 8 Atur Skor, BWF Denda Puluhan Juta

Sejumlah prajurit Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) Korps Marinir TNI AL mengangkut serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak saat melakukan pencarian di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021).
Sejumlah prajurit Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) Korps Marinir TNI AL mengangkut serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak saat melakukan pencarian di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). (ANTARA FOTO)

Eli mengaku bahwa sejak kejadian kecelakaan pesawat, dia sulit tidur.

Kata-kata yang diucapkan Captain Afwan saat itu terus terbayang di kepalanya sampai sekarang.

Dia mengaku tak kuasa menahan rasa sedihnya saat memandang foto yang diambil bersama Captain Afwan tersebut.

Terlebih, Eli mengaku bahwa saat foto bersama tersebut itu merupakan pertemuan terakhir dengan Captain Afwan.

"Itu yang saya sampai sekarang, waktu kejadian itu sampai sekarang saya tidak bisa tidur, saya lihat (foto), ya Allah," kata Eli.

Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Mendadak Jadi Kopilot Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Kopilot Diego Syok: Harusnya Terbang ke Padang
Mendadak Jadi Kopilot Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Kopilot Diego Syok: Harusnya Terbang ke Padang (via Tribunnews.com/ist)

Pihak keluarga ungkap sejumlah keganjalan dari tingkah Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Kapten Afwan sebelum berangkat terakhir kali.

Keponakan sang pilot, Ferza Mahardika menjelaskan, pamannya terakhir kali berangkat dari rumahnya di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Sabtu (9/1/2021) pagi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved