Breaking News:

Cuaca Ekstrem

CUACA EKSTREM: Puncak Musim Hujan, Waspada, Potensi Bencana 10 Hari Ke Depan Nusa Tenggara Termasuk

Sesuai prediksi BMKG yang disampaikan sejak Oktober 2020 yang lalu, bahwa Puncak Musim Hujan akan terjadi di bulan Januari dan Februari 20

Editor: Ferry Ndoen
PEXELS.COM/Loonie Loveloonies
Peringatan Dini BMKG 2 Desember 2020, Kupang Hujan Petir dan Angin Kencang, Jakarta - Surabaya Aman? 

POS KUPANG.COM---- Sesuai prediksi BMKG yang disampaikan sejak Oktober 2020 yang lalu, bahwa Puncak Musim Hujan akan terjadi di bulan Januari dan Februari 2021.

Dikutip dari keterangan resmi BMKG, saat ini di bulan Januari 2021 memang tercatat sebagian besar Wilayah Indonesia, yaitu 93% dari 342 Zona Musim telah memasuki musim hujan.

Sebagian besar wilayah terutama Jawa, Bali, Sulawesi Selatan hingga Nusa Tenggara saat ini hingga Februari juga telah memasuki PUNCAK musim hujan.

Untuk itu, BMKG terus meminta kepada nasyatakat dan seluruh pihak utk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode Puncak Musim Hujan ini.

Prediksi potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai untuk 7 hari ke depaPun terutama untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Baca juga: Info SPORT Terkini : Pemain Persib Gian Zola Alami Kecelakaan, Dioperasi & Harus Istirahat Sebulan

Cuaca ekstrerm tersebut sangat berpotensi berdampak pada bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat/petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan.

Sebagai upaya mitigasi terhadap dampak cuaca ekstrem, BMKG juga menyampaikan Informasi Potensi Banjir kategori menengah hingga tinggi untuk 10 hari kedepan, agar menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi masyarakat terhadap potensi bencana banjir, longsor, dan banjir bandang.

Berdasarkan analisis terintegrasi dari data BMKG, PUPR dan BIG, perlu diwaspadai daerah yg diprediksi berpotensi banjir adalah Aceh barat daya, Tapanuli-Sumut, Indragiri-Riau, Pesisir Selatan dan Solok-Sumbar, Bungo dan Kerinci-Jambi, Bangka-Belitung, Lampung Barat, Banten bagian selatan, Jawa Barat bagian barat dan timur, Jawa Tengah bagian timur wilayah pesisir utara serta bagian tengah dan barat, Jawa Timur bagian barat dan wilayah Tapal Kuda, Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian tengah, Sulawesi Barat bagian tengah, Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara, Papua Barat wilayah sekitar Teluk Bintuni, dan Papua bagian barat dan tengah.

Masyarakat dan pengelola pelayaran juga diminta untuk terus memonitor infornasi bmkg, guna selalu mewaspadai Peringatan Dini Gelombang Tinggi khususnya pada tanggal 10 - 13 Januari 2021 :

- Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 meter (Rough Sea) berpeluang terjadi di perairan utara P.Sabang, perairan barat Kep.Simeulue hingga Kep.Mentawai, perairan P. Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bag.barat dan selatan, perairan selatan Jawa, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan NTB, perairan timur Kep. Bintan - Kep. Lingga, perairan Kep.Talaud, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved