Mgr. Sensi Potokota Ingatkan Katekis Kevikepan Ende Jangan Lupa Berdoa

Uskup Keuskupan Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota,   mengingatkan, agar para Katekis di Kevikepan Ende jangan lupa berdoa

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Mgr. Vincentius Sensi Potokota Uskup Keuskupan Agung saat acara Natal bersama Paguyuban Katekis Kevikepan Ende di Olangari, Kota Ende, Sabtu (9/1/2021). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Uskup Keuskupan Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota,   mengingatkan, agar para Katekis di Kevikepan Ende jangan lupa berdoa.

Pesan Mgr. Sensi Potokota itu disampaikannya dalam acara Natal bersama 2020 yang diselenggarakan oleh Paguyuban Katekis Kevikepan Ende di Aula Olangari, Kota Ende, Sabtu (9/1/2021).

Acara Natal bersama tersebut bertema "Membangun Spritualitas Inkarnasi Katekis Masa Kini" diawali dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Vincentius Sensi Potokota.

Baca juga: Pelindo Lanjutkan Proyek Jalan di Pelra Waingapu

Mgr. Sensi menegaskan, hidup doa, hidup rohani harus menjadi bagian penting dalam hidup para Katekis. "Hidup doa, hidup mesti menyatu dalam kehidupan seorang Katekis," tegasnya.

Ia juga mengingatkan, agar para Katekis senantiasa menghidupkan spritualitas Katekis dan selalu menyadari identitas sebagai Katekis. Mgr. berpesan para Katekis harus selalu dekat dengan Tuhan, gereja dan Umat.

Dia mengatakan, mengingat tantangan zaman kian beragam, maka para Katekis perlu dipersiapkan dengan baik terutama melalui proses pendidikan. Lanjutnya, saat ini persiapan menjadi Katekis menjadi perhatian serius.

Baca juga: Olus Korban Sriwijaya Air Bisa Tak Dapat Santunan Jasaraharja, Keluarga Kesulitan Urus Identitas

Sementara itu ketua Paguyuban Katekis Kevikepan Ende, Frans Naga, diwawancarai POS-KUPANG.COM, mengatakan, sejak terbentuknya paguyuban tersebut pada 2018 lalu, para belum pernah bertemu lagi.

"Padahal jujur dalam perjalanan waktu di medan tugas di sekolah, di lembaga instansi lain, di umat tentu punya cerita, pengalaman beragam dan itu perlu berbagi kepada sesama anggota paguyuban," ungkapnya.

Frans katakan, dalam para katekis perlu sharing pengalaman untuk direfleksikan bersama-sama. Sekaligus mencari jalan keluar jika katekis sedang mengalami masalah atau menghadapi kendala di medan tugas.

Menurutnya tantangan para Katekis di tengah arus perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memang cukup berat. 

Namun, dia katakan, semua tugas dan tangung jawab para Katekis harus dijalankan dalam sukacita dan selalu meminta penyertaan Tuhan.

"Modal utama yang harus dimiliki oleh seorang Katekis yakni selalu dekat dengan Tuhan, berdoa, supaya selalu mendapat kekuatan ketika dihadapkan dengan berbagai persoalan," ungkapnya.

Frans menyebut total jumlah Katekis di wilayah Kevikepan Ende mencapai 500an orang. Dia berharap ke depan bisa ada ruang dan waktu yang lebih luas bagi para Katekis untuk berkumpul dan sharing.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved