Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Olus Korban Sriwijaya Air Bisa Tak Dapat Santunan Jasaraharja, Keluarga Kesulitan Urus Identitas

Dua korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak, asal Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT) bisa jadi tidak mendapat santunan

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
KOMPAS TV
Sriwijaya Air 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Dua korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak, asal Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT) bisa jadi tidak mendapat santunan dari pihak Jasa Raharja.

Hal itu dikarenakan pihak Jasaraharja hanya akan memberikan santunan untuk korban yang identitasnya tertera di manifes penumpang.

Sementara dua korban asal Ende menggunakan KTP orang lain sehingga nama yang tertera di manifes penumpang pun nama orang lain.

Baca juga: PSBB Jadi Solusi Tekan Angka Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat

Demikian dikeluhkan oleh Benedikus Beke, keluarga korban, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Minggu (10/1/2021).

Benediktus mengaku mereka mendapat informasi mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya, Sabtu (9/1/2021), melalui berita dan media sosial.

Baca juga: 33 Tahun, Jalan Panjang Kopdit Ankara Menuju Era Kejayaan

Dua korban dimaksud yakni Teofilus Lau Ura Dari, atau biasa disapa Olus dan calon istrinya, Shelfi juga berasal dari Ende. "Kalau calon istrinya kita masih cek identitas lengkapnya," kata Benediktus.

Dalam akta kelahiran yang dikirimkan Benedikus kepada POS-KUPANG.COM, tercatat, Teofilus Lau Ura Dari lahir di Pora,  Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, 5 Maret 1998. Sementara ibu Teofilus bernama Dementria Ledi Vita Eta.

"Kami semua kelurga berada di Flores, orangtua pengetahuan terbatas. Bapa dan ibunya Olus juga sedang tidak bersama, bapaknya ada merantau di Malaysia. Kami berupaya identitas mereka disesuaikan dengan surat permandian, ijazah," ungkap Benediktus.

Benediktus mengatakan, Olus dan Calon istrinya menggunakan KTP orang lain karena terburu-buru ke Pontianak. 

"Nah persoalannya kenapa penerbangan juga melayani waktu itu. Kami tidak tau," ungkapnya. 

Benediktus saat ini tengah berada di Jakarta baru berangkat siang tadi. "Saya ke Posko-posko pengaduan korban pesawat Sriwijaya," ungkapnya.

Olus Pakai KTP Feliks Wenggo, Keluarga Feliks Sempat Panik

Keluarga Feliks Wenggo di Ende, panik ketika melihat ada nama Feliks Wenggo di daftar manifes penumpang pesawat Sriwijaya yang jatuh di Kepulauan Seribu.

Keluarga cemas, lantaran Feliks Wenggo memang tengah tinggal di Jakarta, sementara pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ 182 tersebut jatuh ketika dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved