Kamis, 4 Juni 2026

Kasus Bupati Alor Amon Djobo vs Perwira TNI Selesai di Ruang Kerja Gubernur NTT

Kasus yang telah masuk ke ranah hukum setelah anggota TNI, Dibya Sista Arlam melaporkannya ke Polda NTT pada Senin

Tayang:
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu laiskodat, Wagub Josef A Nae Soi, Staf Khusus Ima Blegur dan Bupati Alor Amon Djobo usai pertemuan di Kantor Gubernur NTT, Jumat (18/12/2020). 

Kasus Bupati Alor NTT vs Perwira TNI Selesai Di Ruang Kerja Gubernur

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kasus dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Bupati Alor NTT, Amon Djobo terhadap Kasi Log Korem 161 Kupang, Kolonel CPI. Imanuel Yoram Dionisius Adoe akhirnya diselesaikan di ruang kerja Gubernur NTT, Jumat (18/12) pagi. 

Kasus yang telah masuk ke ranah hukum setelah anggota TNI, Dibya Sista Arlam melaporkannya ke Polda NTT pada Senin, 19 Oktober 2020 lalu itu pun mereda tensinya setelah pertemuan yang yang berlangsung sekira 1 jam. 

Pertemuan tersebut dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan para pejabat Kodam IX/Udayana di Kantor Gubernur NTT. 

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak bersama rombongan tiba di ruang kerja Gubernur NTT sekitar pukul 11.00 Wita. Selain Pangdam Maruli, rombongan juga terdiri dari para pejabat utama Kodam IX/Udayana, Danrem 161 Wita Sakti Brigjen Samuel Petrus Hehakaya serta para pejabat Korem Wirasakti. 

Setelah pertemuan tertutup semalam hampir satu jam, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat tampak mengantar Pangdam Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan rombongan menuju mobil. Saat itu, tampak Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pun turut mendampingi. Ada pula staf ahli bidang politik dan Keamanan Ima Blegur dan Bupati Alor Amon Djobo. 

Kepada wartawan sebelum meninggalkan kantor Gubernur NTT, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menegaskan persoalan antara Bupati Alor NTT Amon Djobo dan Kasi Log Korem 161 Kupang, Kolonel CPI. Imanuel Yoram Dionisius Adoe telah selesai. 

Baca juga: Walikota Solo Disebut Dapat Tawaran Jadi Menteri Sosial,  Ungkap FX Rudy  sebelum ke Jakarta

Baca juga: PSK Digerebek Saat Layani Pelanggan, Polisi ini Bahkan Setubuhi & Peras Sebulan Rp 500 Ribu

Apa yang terjadi antara Amon Djobo dan Kolonel Adoe pada beberapa waktu lalu hanya merupakan persoalan kesalahpahaman belaka .(Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

"Sudah, sudah bicara. Sudah aman. Kita akan selesaikan dengan baik, kita sama sama aparat pemerintah, itu kan hanya salah paham biasa itu," ujar Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. 

Jenderal lulusan Akademi Militer tahun 1992 itu mengatakan, setelah dilakukan komunikasi antara para pihak, hal tersebut tidak menjadi masalah. "Ternyata setelah komunikasi tidak ada masalah," tambah Mayjen Maruli. 

Ketika ditanya terkait proses hukum yang telah berjalan hingga penetapan status tersangka pada 16 Desember 2020 lalu, Jenderal yang berpengalaman dalam Infanteri dan Detasemen Tempur Cakra ini mengatakan hal tersebut juga bukan merupakan masalah. 

"Nggak ada masalah, dulu waktu diajukan (laporan polisi), orangnya belum komunikasi. Ternyata setelah komunikasi ternyata salah paham, yak kan biasa itu, nggak ada masalah itu," tambahnya. 

Jenderal bintang tiga itu juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang memfasilitasi pertemuan itu. "Ada gubernur, kalo bapak gubernur bilang beres, berarti beres," kata jenderal 50 tahun itu. 

Mayjen TNI Maruli mengatakan, dengan selesainya persoalan tersebut maka para pihak akan membuat statemen. "Biar beliau buat statemen di wilayahnya, sudah saya tanyakan tidak ada masalah," pungkas Mayjen Maruli. 

Terkait hal itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, karena Pangdam IX/Udayana melihat hal tersebut sebagai kesalahpahaman maka para pihak sepakat berdamai. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved