Aksi Teroris
Ribuan Kotak Amal Diduga untuk Danai Teroris JI, Tersebar Juga di Jakarta, Surabaya dan Malang
Kotak amal kelompok teroris Jamaah Islamiyah tersebar di 12 daerah, termasuk Jakarta, Surabaya dan Malang yang tersebar di 12 daerah
Ia juga diketahui handal dalam merakit bom berhulu ledak tinggi, memiliki keahlian dalam membuat senjata api, dan keahlian dalam dunia militer,
Zulkarnain pun menjadi otak pemboman Kedubes Pilipina tahun 1999, teror bom gereja serentak pada malam natal di 2000-2001.
Kemudian, Bom Bali I tahun 2002, bom Bali 2 tahun 2005, bom Kedubes Australia tahun 2004, dan bom JW Mariot tahun 2003.
Zulkarnain berhasil diamankan di Gang Kolibri, Toto Harjo, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.
"Sebelumnya, Zulkarnain DPO (daftar pencarian orang) Polri selama 18 tahun lamanya," ungkap Ramadhan.
Teroris lainnya, Taufik Bulaga alias Upik Lawanga memiliki keahlian pembuatan senjata dan bom, lalu terlibat teror seperti Bom GOR Poso, Bom Pasar Central dan rangkaian tindak teror lainnya tahun 2004 hingga tahun 2006.
Sementara, untuk 21 lainnya merupakan orang-orang yang turut terlibat membantu dalam kasus teror tersebut.
Mereka akan dibawa ke Rutan Pusat Pelatihan Anti Teror Densus 88 di Cikeas, Bogor, Jawa Barat untuk menjalani proses hukum.
23 terduga teroris Jamaah Islamiyah (JI) menginjakan kaki di apron kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (16/12/2020) siang.
Puluhan terduga teroris tersebut mendarat menggunakan maskapai Batik Air tipe Airbus A320 dari Lampung ke Bandata Soekarno-Hatta.(*)
Baca juga: Positif Covid 19, Gadis Cantik yang Diisukan Jadi Pacar Ariel NOAH Lakukan Ini di Tempat Tidur, Apa?
Baca juga: Cinta Laura Bongkar Aib Raffi Ahmad Ngejar Ibu Cinta Hingga Nekat Buat Ini Nagita Slavina Syok Berat
Baca juga: Kuburan Massal Misterius di Istana Presiden Timor Leste Kagetkan Polisi, Ternyata Isinya Mengejutkan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Ungkap 20.068 Kotak Amal Yayasan Diduga untuk Pendanaan Kelompok Teroris JI "