Aksi Teroris

Ribuan Kotak Amal Diduga untuk Danai Teroris JI, Tersebar Juga di Jakarta, Surabaya dan Malang

Kotak amal kelompok teroris Jamaah Islamiyah tersebar di 12 daerah, termasuk Jakarta, Surabaya dan Malang yang tersebar di 12 daerah

Editor: Bebet I Hidayat
Kompas.com
Ribuan Kotak Amal Diduga untuk Danai Teroris JI, Tersebar Juga di Jakarta, Surabaya dan Malang 

“Pemilihan anggota JI yang mengemban tugas untuk Go Public memiliki persyaratan seperti namanya masih bersih dari keterangan BAP nggota yang sudah ditangkap dan biasanya sudah vakum dalam waktu yang cukup lama,” ungkap dia.

Otak Bom Bali 1

Sebanyak 21 orang tersangka teroris ditangkap di Provinsi Lampung. Satu diantaranya teroris bom bali 1 ditangkap.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan mereka ditangkap di 8 lokasi.

Rata-rata 21 tersangka memiliki senjata rakitan.

Baca juga: Massa Aksi Demo 1812 Dihalau Polisi Hingga ke Tanah Abang, Gagal Dekati Istana Negara

Tersangka adalah Upik Lawanga dan 20 tersangka lain ditangkap dengan barang bukti senjata.

“Upik ini dipanggil sebagai profesor karena bisa merakit senjata manual dan otomatis,” katanya.

Semua tersangka sudah ada di Mabes Polri.

Tersangka Zulkarnain adalah Panglima Askar Jamaah Islamiyah.

“Ini luar biasa Zulkarnaen, ada banyak bidang yang membawahi, ada pendidikan, ada bidang ekonomi. Mereka berada di beberapa wilayah. Wilayahnya tak hanya di Indonesia tapi sampai di Malaysia hingga Singapura,” katanya.

Zulkarnaen menjadi arsitek pengeboman. Zulkarnaen ditangkap di Kabupaten Lampung Timur.

“Dia ahlinya dalam merancang pengeboman di beberapa daerah,” katanya.

Zulkarnain alias Arif Sunarso Panglima Askari tersangka otak di balik bom Bali 1 ternyata punya latar belakang militer yang tak bisa dianggap main-main.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan, Zulkarnain pernah tujuh tahun di Afganistan.

"Jadi diketahui kalau sepak terjang dia (Zulkarnain) adalah pimpinan dari Jamaah Islamiyah (JI) yang merupakan pelatih akademi militer di Afganistan selama tujuh tahun," ujar Ramadhan di Terminal Kargo, Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Siapa Dibalik Aksi Demo 1812 di Istana? FPI: Bukan Perintah Rizieq Shihab

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved