Pilkada Serentak
Incumbent Tertinggal Paslon Tunggu Hasil Resmi KPU
Perolehan suara calon incumbent tertinggal dari pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Perolehan suara calon incumbent tertinggal dari pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya. Kondisi ini terjadi di delapan Pilkada yang diikuti calon petahana, terkecuali Pilkada Timor Tengah Utara ( TTU). Delapan Pilkada dimaksud, yaitu Malaka, Belu, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat dan Sumba Timur.
Hasil perolehan suara sementara merupakan real count KPU yang dilansir dari website https://pilkada2020.kpu.go.id, Kamis (10/12) pukul 20.00 WIB.
Di Pilkada Malaka, pasangan calon Simon Nahak-Louise Taolin mendulang 53,3 persen atau 15.122 suara. Paket SN-KT unggul atas pasangan Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin yang meraih 46,7 persen atau 13.233 suara. Stefanus Bria Seran merupakan calon petahana.
Baca juga: Tawuran Antarpendukung di Malaka Sepeda Motor Dibakar
Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu yang juga petahana, Willybrodus Lay-JT Ose Luan mendulang 50,6 persen (15.712 suara). Paket Sahabat Jilid II ini unggul tipis atas pasangan Taolin Agustinus-Aloysius Haleserens yang meraih 49,4 persen (15.325 suara).
Pada Pilkada Sabu Raijua, pasangan Orient P Riwu Kore-Thobias Uly unggul sementara dengan 46,0 persen (6.048 suara). Pasangan yang diusung PDIP dan Partai Demokrat ini menjauh dari calon incumbent Nikodemus Rihi Heke-Yohanes Uly Kale meraih 40,7 persen (5.346 suara) dan calin independen Takem Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba dengan 13,3 persen (1.741 suara).
Calon petahana di Pilkada Manggarai Barat, Maria Geong yang berpasangan dengan Silverius Sukur meraih 28,5 persen (7.513 suara). Pasangan yang populer dengan sebutan Paket Misi ini bertengger di urutan kedua.
Baca juga: Paket Edi-Weng Rangkul Paslon Lain di Manggarai Barat
Suara terbanyak diraih pasangan Edistasius Endi-Yulianus Weng dengan 36,1 persen (9.527 suara). Perolehan suara pasangan Pantas Ferdinandus-Andi Riski Nur Cahya dan pasangan Adrianus Garu-Anggalinus Gapul berada di bawah Paket Misi.
Pasangan Herybertus GL Nabit-Herybertus Ngabut unggul dalam penghitungan perolehan suara Pilkada Manggarai. Paket Hery-Heri mendulang 64,2 persen (23.095 suara), unggul jauh dari pasangan calon incumbent Deno Kamelus-Viktor Madur yang memperoleh 35,8 persen (12.854 suara).
Perolehan suara calon petahana di Pilkada Ngada, Paulus Soliwoa yang berpasangan dengan Gregorius Upi juga belum signifikan. Keduanya meraih 17,9 persen (7.916 suara), berada di bawah pasangan Paru Andreas-Raymundus Bena yang memimpin dengan 27,2 persen (12.033 suara).
Paru Andreas-Raymundus Bena juga meninggalkan tiga pasangan calon lainnya, yaitu Wilfridus Muga-Herman Say, Kristoforus Loko-Emanuel Dopo dan pasangan Helmut Waso-Yohanes Tay.
Hal serupa terjadi di Pilkada Sumba Timur. Calon petahana, Umbu Lili Pekuwali yang berpasangan dengan Yohanes Jiwa Wunu meraih 39,5 persen (18.375 suara), berada di bawah pasangan Khristofel Praing-David Melo Wadu yang memperoleh 60,5 persen (28.108 suara).
Di Pilkada Sumba Barat, pasangan Yohanes Dade-John Lado Bora Kabba unggul sementara dengan 31,1 persen (4.597 suara). Suara terbanyak kedua diraih calon incumbent Agustinus Niga Dapawole-Gregorius HBL Pandango yang memperoleh 30,2 persen (4.457 suara).
Pasangan Marten Ngailu Toni-Agustinus Bernadus Bora meraih 14,1 persen (2.088 suara), dan pasangan Daniel Bili-Timotius Tede Ragga memperoleh 24,5 persen (3.619 suara).
Sementara di Pilkada Timor Tengah Utara (TTU), pasangan calon Juandi David-Eusabius Binsasi memimpin dengan mendulang 37,3 persen (17.706 suara), unggul sementara atas pasangan Kristina Muki-Yosef Tanu yang meraih 32,3 persen (15.327 suara) serta pasangan Frengky Saunoah-Amandus Nahas yang memperoleh 30,4 persen (14.460 suara)
Tanggapan Paslon
Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin (Paket SBS-WT) yakin memenangkan Pilkada. Pasangan nomor urut 2 ini telah merampungkan penghitungan suara dari format model C1 yang berasal dari 395 tempat pemungutan suara (TPS).
"Kita sudah menang sebanyak 419 suara. Itu diketahui dari hasil penghitungan real quick count berdasarkan data yang diperoleh dari 395 TPS melalui format model C-1 yang dipegang saksi, yang disalin dari model C-1 Plano," kata Stef Bria Seran di hadapan ribuan massa pendukung nya yang memadati kawasan Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kamis (10/12).
Ia meminta seluruh simpatisan supaya jangan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dan tetap menjaga keamanan serta jangan terpancing oleh pihak yang mencari kesalahan paket SBS-WT.
"Kita sudah dalam posisi menang namun jangan terlalu euforia. Kita tetap menjaga keamanan dan ketertiban dan saling menjaga jangan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kita karena kita masih menanti pengumuman dari KPU Malaka," imbuhnya.
Pasangan nomor urut 1, Simon Nahak-Kim Taolin (Paket SN-KT) juga optimistis memenangkan Pilkada Malaka. Berdasarkan penghitungan tim, Paket SN-KT menang di 12 kecamatan, 8 kecamatan di antaranya dengan mendulang suara cukup signifikan. Meski demikian, Paket SN-KT tetap menunggu hasil resmi yang akan diumumkan KPU Malaka.
Simon bangga dengan kinerja tiga partai pengusung Paket Sn-KT serta militansi pendukungnya.
"Koalisi kerakyatan kami sangat militan sehingga saya optimis menang," katanya di Sekretariat Paket SN-KT di Desa Bakiruk, kemarin.
Pasangan Willybrodus Lay-JT Ose Luan tetap optimis memenangi Pilkada Belu. "Paket Sahabat optimis menang tetapi belum bisa mengklaim sekarang karena semua data harus dilihat secara cermat. Paket Sahabat tetap menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU Belu," kata Ketua Tim Pemenangan Paket Sahabat, Benny Karis, Kamis malam. Hal senada disampaikan Sekretaris Tim Pemenang Paket Sahabat, Jeck Karangora.
"Selaku sekretaris tim pemenang Sahabat, kita optimis menang karena terlihat hasil angka sangat tipis selisihnya. Kita juga menunggu proses hasil pleno dari KPU," kata Jeck.
Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu, Agus Taolin-Aloysius Haleserens juga optimistis menang. Menurut Agus Taolin, berdasarkan penghitungan data C1, Paket Sehati mendapat 48.742 suara (50,27 persen) dan Paket Sahabat 48.206 suara (49,07 persen).
"Semoga hasil ini kita tetap pertahankan sampai pada perhitungan real count di KPU," kata Agus Taolin kepada wartawan di Atambua, Kamis (10/12).
Ia mengimbau seluruh pendukung menjaga keamanan dan ketertiban, tidak melakukan pawai serta membuat kegaduhan.
Calon Bupati-Wakil Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi-Yulianus Weng (Paket Edi-Weng) masih memimpin perolehan suara.
"Kami sudah dapat semua C1, presentase kemenangan mencapai 34 persen. Kurang lebih unggul 4 persen dari paslon lainnya. Tanpa mendahului KPU, kami nyatakan Edi-Weng adalah bupati dan wakil bupati Kabupaten Mabar," kata Ketua Tim Koalisi, Belasius Jeramun dalam konferensi pers di kediaman Edistasius Endi di Wae Bo, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.
Pasangan Andreas Paru-Raimundus Bena unggul sementara Pilkada Ngada. Paket AP-RB mengantongi 23.246 suara (28,91 persen). Meski demikian, Calon Bupati Ngada, Andreas Paru mengatakan, pihaknya menunggu hasil perhitungan resmi KPU Ngada.
"Itu dari perhitungan sementara kami, secara resmi kami menunggu dari lembaga penyelenggara pemilu sebagai patokan kita. Oleh sebab itu, bagi saya, tim dan simpatisan belum bisa bilang kami menang, kita tetap menunggu sampai proses akhir. Kalau sudah ada pernyataan resmi dari KPU di situlah baru bisa kita nyatakan menang," kata Andreas Paru di Bajawa.
Ia menyebut Paket AP-RB unggul di 8 dari 12 kecamatan di Kabupaten Ngada.
AP-AR menang di Kecamatan Aimere, Golewa, Bajawa, So'a, Inerie, Golewa Selatan, Jerebuu dan Bajawa Utara.
Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali-Yohanis Hiwa Wunu (Paket ULP-YHW) menghargai pilihan rakyat Sumba Timur.
"Hasil perhitungan kami, untuk sementara kita harus hormati bahwa memang sepertinya di sebelah (Khristofel Praing-David Melo Wadu) sudah menang. Karena itu, kita hormati keputusan rakyat tersebut," kata Ketua Tim Kampanye Paket ULP-YHW, Ali Oemar Fadaq.
Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade-John Lado Bora Kabba (Paket John-John) mengklaim memenangi Pilkada. Paket John-John mengumumkan kemenangan berdasarkan perhitungan tim mengacu pada data C1KWK yang diperoleh saksi dari 267 TPS.
Paket John-John mendulang 19.543 suara (29,96 persen), disusul pasangan Agustinus Niga Dapawole-Gregorius HBL Pandango dengan meraih 19.470 suara (29,85 persen). Kemudian pasangan Daniel Bili-Timotius Ragga meraih 17.847 suara (27,36 persen) dan pasangan Marthen Ngailu Toni-Agustinus Bernadus Bora memperoleh 8.374 suara (12,84 persen).
Paket John-John menggelar juma pers di kediamannya, Kelurahan Gelora Pada Eweta, Kota Waikabubak, Kamis (10/12) sore.
Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat nomor urut 3, Agustinus Niga Dapawole mengimbau masyarakat Sumba Barat tenang dan bersabar menunggu pengumuman resmi KPU Sumba Barat.
"Di sini baru seluruh masyarakat Sumba Barat percaya karena KPU Sumba Barat adalah lembaga resmi penyelenggara Pilkada yang berwenang mengumumkan dan menetapkan pasangan pemenang Pilkada," kata Niga saat ditemui di kediamannya, Kamis sore.
"Siapapun pemimpin terpilih sebagaimana ditetapkan KPU Sumba Barat maka seluruh masyarakat Sumba Barat harus menghormatinya," ujarnya.
Sementara itu Calon Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), David Juandi-Eusabius Binsasi (Paket Desa Sejahtera) unggul sementara perolehan suara.
Pasangan nomor urut 3
Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati TTU, Kristiana Muki-Yosef Tanu (Paket Kita Sehati), Dolvianus Kolo mengatakan, pihaknya menunggu keputusan KPU TTU.
"Jadi paket Kita Sehati tetap menunggu hasil pleno dari KPU," ungkap Dolvianus Kolo melalui WhatsApp. (yon/jen/mm/gg/ii/rob/yel/aca)
Perolehan Suara Sementara
TTU
Kristina Muki-Yosef Tanu
32,3 persen (15.327 suara)
Frengky Saunoah-Amandus Nahas
30,4 persen (14.460 suara)
Juandi David-Eusabius Binsasi
37,3 persen (17.706 suara)
Data masuk: 186 dari 518 TPS
BELU
Willybrodus Lay-JT Ose Luan
50,6 persen (15.712 suara)
Taolin Agustinus-Aloysius Haleserens
49,4 persen (15.325 suara)
Data masuk: 128 dari 426 TPS
MALAKA
Simon Nahak-Louise Taolin
53,3 persen (15.122 suara)
Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin
46,7 persen (13.233 suara)
Data masuk: 109 dari 395 TPS
SABU RAIJUA
Nikodemus Rihi Heke-Yohanes Uly Kale
40,7 persen (5.346 suara)
Orient P Riwu Kore-Thobias Uly
46,0 persen (6.048 suara)
Takem Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba
13,3 persen (1.741 suara)
Data masuk: 50 dari 180 TPS
MANGGARAI BARAT
Pantas Ferdinandus-Andi Riski Nur Cahya
19,8 persen (5.238 suara)
Maria Geong-Silverius Sukur
28,5 persen (7.513 suara)
Edistasius Endi-Yulianus Weng
36,1 persen (9.527 suara)
Adrianus Garu-Anggalinus Gapul
15,6 persen (4.121 suara)
Data masuk: 117 dari 586 TPS
MANGGARAI
Deno Kamelus-Viktor Madur
35,8 persen (12.854 suara)
Herybertus GL Nabit-Herybertus Ngabut
64,2 persen (23.095 suara)
Data masuk: 150 dari 696 TPS
NGADA
Wilfridus Muga-Herman Say
17,4 persen (7.703 suara)
Paru Andreas-Raymundus Bena
27,2 persen (12.033 suara)
Paulus Siliwoa-Gregorius Upi
17,9 persen (7.916 suara)
Kristoforus Loko-Emanuel Dopi
18,6 persen (8.256 suara)
Helmut Waso-Yohanes Tay
18,9 persen (8.378 suara)
Data masuk: 183 dari 357 TPS
SUMBA TIMUR
Khristofel Praing-David Melo Wadu
60,5 persen (28.108 suara)
Umbu Lili Pekuwali-Yohanes Jiwa Wunu
39,5 persen (18.375 suara)
Data masuk: 183 dari 574 TPS
SUMBA BARAT
Yohanes Dade-John Lado Bora Kabba
31,1persen (4.597 suara)
Marten Ngailu Toni-Agustinus Bernadus Bora
14,1 persen (2.088 suara)
Agustinus N Dapawole-Gregorius HBL Pandango
30,2 persen (4.457 suara)
Daniel Bili-Timotius Tede Ragga
24,5 persen (3.619 suara)
Data masuk: 63 dari 267 TPS
Sumber: Rekap KPU
Kamis (10/12) pukul 20.00 WIB