Pilkada Serentak
Incumbent Tertinggal Paslon Tunggu Hasil Resmi KPU
Perolehan suara calon incumbent tertinggal dari pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya
Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin (Paket SBS-WT) yakin memenangkan Pilkada. Pasangan nomor urut 2 ini telah merampungkan penghitungan suara dari format model C1 yang berasal dari 395 tempat pemungutan suara (TPS).
"Kita sudah menang sebanyak 419 suara. Itu diketahui dari hasil penghitungan real quick count berdasarkan data yang diperoleh dari 395 TPS melalui format model C-1 yang dipegang saksi, yang disalin dari model C-1 Plano," kata Stef Bria Seran di hadapan ribuan massa pendukung nya yang memadati kawasan Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kamis (10/12).
Ia meminta seluruh simpatisan supaya jangan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dan tetap menjaga keamanan serta jangan terpancing oleh pihak yang mencari kesalahan paket SBS-WT.
"Kita sudah dalam posisi menang namun jangan terlalu euforia. Kita tetap menjaga keamanan dan ketertiban dan saling menjaga jangan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kita karena kita masih menanti pengumuman dari KPU Malaka," imbuhnya.
Pasangan nomor urut 1, Simon Nahak-Kim Taolin (Paket SN-KT) juga optimistis memenangkan Pilkada Malaka. Berdasarkan penghitungan tim, Paket SN-KT menang di 12 kecamatan, 8 kecamatan di antaranya dengan mendulang suara cukup signifikan. Meski demikian, Paket SN-KT tetap menunggu hasil resmi yang akan diumumkan KPU Malaka.
Simon bangga dengan kinerja tiga partai pengusung Paket Sn-KT serta militansi pendukungnya.
"Koalisi kerakyatan kami sangat militan sehingga saya optimis menang," katanya di Sekretariat Paket SN-KT di Desa Bakiruk, kemarin.
Pasangan Willybrodus Lay-JT Ose Luan tetap optimis memenangi Pilkada Belu. "Paket Sahabat optimis menang tetapi belum bisa mengklaim sekarang karena semua data harus dilihat secara cermat. Paket Sahabat tetap menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU Belu," kata Ketua Tim Pemenangan Paket Sahabat, Benny Karis, Kamis malam. Hal senada disampaikan Sekretaris Tim Pemenang Paket Sahabat, Jeck Karangora.
"Selaku sekretaris tim pemenang Sahabat, kita optimis menang karena terlihat hasil angka sangat tipis selisihnya. Kita juga menunggu proses hasil pleno dari KPU," kata Jeck.
Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu, Agus Taolin-Aloysius Haleserens juga optimistis menang. Menurut Agus Taolin, berdasarkan penghitungan data C1, Paket Sehati mendapat 48.742 suara (50,27 persen) dan Paket Sahabat 48.206 suara (49,07 persen).
"Semoga hasil ini kita tetap pertahankan sampai pada perhitungan real count di KPU," kata Agus Taolin kepada wartawan di Atambua, Kamis (10/12).
Ia mengimbau seluruh pendukung menjaga keamanan dan ketertiban, tidak melakukan pawai serta membuat kegaduhan.
Calon Bupati-Wakil Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi-Yulianus Weng (Paket Edi-Weng) masih memimpin perolehan suara.
"Kami sudah dapat semua C1, presentase kemenangan mencapai 34 persen. Kurang lebih unggul 4 persen dari paslon lainnya. Tanpa mendahului KPU, kami nyatakan Edi-Weng adalah bupati dan wakil bupati Kabupaten Mabar," kata Ketua Tim Koalisi, Belasius Jeramun dalam konferensi pers di kediaman Edistasius Endi di Wae Bo, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.
Pasangan Andreas Paru-Raimundus Bena unggul sementara Pilkada Ngada. Paket AP-RB mengantongi 23.246 suara (28,91 persen). Meski demikian, Calon Bupati Ngada, Andreas Paru mengatakan, pihaknya menunggu hasil perhitungan resmi KPU Ngada.