Minggu, 31 Mei 2026

Pasien Covid-19 di Kabupaten Mabar Capai 37

sebanyak 2 dokter dan 5 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu belum dinyatakan sembuh.

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/10/2020). 

Terbaru, sebanyak 2 dokter dan 7 perawat di kabupaten itu telah terpapar Covid-19.

"Mereka bertugas di RSUD Komodo Labuan Bajo," kata Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi saat ditemui di ruang kerjanya.

Diakuinya, para tenaga kesehatan tersebut terpapar Covid-19 saat menjalankan tugas merawat para pasien positif Covid-19.

Saat ini, lanjut dia, sejumlah petugas yang terpapar Covid-19 itu menjalani isolasi di rumah karantina yang disediakan Pemda Mabar.

"Terus dipantau perkembangannya," jelasnya.

Sementara itu, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mabar mencapai 27 kasus hingga Selasa (1/12/2020) kemarin.

"Hingga kemarin, jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 mencapai 101 kasus, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 73 orang, meninggal 1 orang dan pasien positif Covid-19 saat ini mencapai 27 kasus," ungkapnya.

Sebanyak 27 pasien positif Covid-19 tersebut saat ini menjalani isolasi di antaranya, sebanyak 9 orang di rumah karantina yang disediakan Pemda Mabar, RSUD Komodo Labuan Bajo sebanyak 10 orang dan yang menjalani karantina mandiri sebanyak 8 orang.

Upaya tracing, lanjut dia, konsisten dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 tingkat Kabupaten Mabar.

"Puluhan sampel swab siap dikirim ke RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang," jelasnya.

Angka kasus positif Covid-19 yang terus meningkat, masyarakat pun diimbau untuk mengedepankan protokol kesehatan, lebih khusus protokol kesehatan 3 M.

Selanjutnya, kebijakan yang telah diambil Pemda Mabar adalah tidak memberikan izin kepada masyarakat untuk menggelar pesta.

Baca juga: Fotografer Kondang Ini Kaget Setengah Mati saat Tahu Sifat Asli Krisdayanti: Ternyata Pas Ketemu

Baca juga: Rakor Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bahas Percepatan Pengembangan Pariwisata

Baca juga: Jelang Pilkada, Bawaslu Sumba Barat Terjunkan 426  Tenaga Pengawas

Baca juga: Ombudsman NTT Himbau KPUD Perketat Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanan Pilkada

"Hal ini dilakukan agar mencegah penularan Covid-19," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved