Pasien Covid-19 di Kabupaten Mabar Capai 37
sebanyak 2 dokter dan 5 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu belum dinyatakan sembuh.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Terbaru, sebanyak 2 dokter dan 7 perawat di kabupaten itu telah terpapar Covid-19.
"Mereka bertugas di RSUD Komodo Labuan Bajo," kata Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi saat ditemui di ruang kerjanya.
Diakuinya, para tenaga kesehatan tersebut terpapar Covid-19 saat menjalankan tugas merawat para pasien positif Covid-19.
Saat ini, lanjut dia, sejumlah petugas yang terpapar Covid-19 itu menjalani isolasi di rumah karantina yang disediakan Pemda Mabar.
"Terus dipantau perkembangannya," jelasnya.
Sementara itu, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mabar mencapai 27 kasus hingga Selasa (1/12/2020) kemarin.
"Hingga kemarin, jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 mencapai 101 kasus, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 73 orang, meninggal 1 orang dan pasien positif Covid-19 saat ini mencapai 27 kasus," ungkapnya.
Sebanyak 27 pasien positif Covid-19 tersebut saat ini menjalani isolasi di antaranya, sebanyak 9 orang di rumah karantina yang disediakan Pemda Mabar, RSUD Komodo Labuan Bajo sebanyak 10 orang dan yang menjalani karantina mandiri sebanyak 8 orang.
Upaya tracing, lanjut dia, konsisten dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 tingkat Kabupaten Mabar.
"Puluhan sampel swab siap dikirim ke RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang," jelasnya.
Angka kasus positif Covid-19 yang terus meningkat, masyarakat pun diimbau untuk mengedepankan protokol kesehatan, lebih khusus protokol kesehatan 3 M.
Selanjutnya, kebijakan yang telah diambil Pemda Mabar adalah tidak memberikan izin kepada masyarakat untuk menggelar pesta.
Baca juga: Fotografer Kondang Ini Kaget Setengah Mati saat Tahu Sifat Asli Krisdayanti: Ternyata Pas Ketemu
Baca juga: Rakor Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bahas Percepatan Pengembangan Pariwisata
Baca juga: Jelang Pilkada, Bawaslu Sumba Barat Terjunkan 426 Tenaga Pengawas
Baca juga: Ombudsman NTT Himbau KPUD Perketat Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanan Pilkada
"Hal ini dilakukan agar mencegah penularan Covid-19," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/yohanes-johan-amd-saat-ditemui-di-ruang-kerjanya.jpg)