Pasien Covid-19 di Kabupaten Mabar Capai 37
sebanyak 2 dokter dan 5 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu belum dinyatakan sembuh.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Pasien Covid-19 di Kabupaten Mabar Capai 37
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) bertambah, Selasa (8/12/2020).
Hingga saat ini, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mabar mencapai 37 pasien.
Demikian disampaikan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd.
"Posisi hingga 5 Desember 2020 ini, di Kabupaten Mabar jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 111 orang, sembuh 73 orang dan meninggal 1 orang," katanya.
Diakuinya, para pasien positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi masing-masing di RSUD Komodo Labuan Bajo, rumah karantina yang disediakan Pemkab Mabar dan isolasi mandiri di rumah pasien.
Sementara itu, sebanyak 2 dokter dan 5 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu belum dinyatakan sembuh.
"Mereka ini diisolasi di RSUD Komodo Labuan Bajo," katanya.
Sementara itu, upaya tracing tetap dilakukan oleh pihak Dinkes Mabar.
Pihaknya pun telah melakukan swab terhadap sejumlah orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 serta para pelaku perjalanan yang masuk ke Labuan Bajo, tapi tidak memiliki dokumen kesehatan.
Selanjutnya, sampel swab tersebut telah dikirimkan ke RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang.
"Kemarin kami kirim 138 sampel," jelasnya.
Angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mabar yang terus meningkat diharapkan menjadi perhatian semua pihak.
Sehingga, pihaknya berharap agar masyarakat harus tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan, terlebih protokol kesehatan 3 M.
Diberitakan sebelumnya, Angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), semakin meningkat, Rabu (2/12/2020).
Terbaru, sebanyak 2 dokter dan 7 perawat di kabupaten itu telah terpapar Covid-19.
"Mereka bertugas di RSUD Komodo Labuan Bajo," kata Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi saat ditemui di ruang kerjanya.
Diakuinya, para tenaga kesehatan tersebut terpapar Covid-19 saat menjalankan tugas merawat para pasien positif Covid-19.
Saat ini, lanjut dia, sejumlah petugas yang terpapar Covid-19 itu menjalani isolasi di rumah karantina yang disediakan Pemda Mabar.
"Terus dipantau perkembangannya," jelasnya.
Sementara itu, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mabar mencapai 27 kasus hingga Selasa (1/12/2020) kemarin.
"Hingga kemarin, jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 mencapai 101 kasus, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 73 orang, meninggal 1 orang dan pasien positif Covid-19 saat ini mencapai 27 kasus," ungkapnya.
Sebanyak 27 pasien positif Covid-19 tersebut saat ini menjalani isolasi di antaranya, sebanyak 9 orang di rumah karantina yang disediakan Pemda Mabar, RSUD Komodo Labuan Bajo sebanyak 10 orang dan yang menjalani karantina mandiri sebanyak 8 orang.
Upaya tracing, lanjut dia, konsisten dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 tingkat Kabupaten Mabar.
"Puluhan sampel swab siap dikirim ke RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang," jelasnya.
Angka kasus positif Covid-19 yang terus meningkat, masyarakat pun diimbau untuk mengedepankan protokol kesehatan, lebih khusus protokol kesehatan 3 M.
Selanjutnya, kebijakan yang telah diambil Pemda Mabar adalah tidak memberikan izin kepada masyarakat untuk menggelar pesta.
Baca juga: Fotografer Kondang Ini Kaget Setengah Mati saat Tahu Sifat Asli Krisdayanti: Ternyata Pas Ketemu
Baca juga: Rakor Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bahas Percepatan Pengembangan Pariwisata
Baca juga: Jelang Pilkada, Bawaslu Sumba Barat Terjunkan 426 Tenaga Pengawas
Baca juga: Ombudsman NTT Himbau KPUD Perketat Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanan Pilkada
"Hal ini dilakukan agar mencegah penularan Covid-19," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/yohanes-johan-amd-saat-ditemui-di-ruang-kerjanya.jpg)