Meskipun Timor Leste Masuk Negara Miskin Tapi Pejabat di Bumi Lorosae Hidup Mewah, Warganya Susah
Miris memang, negara ini lepas dari Indonesia tahun 1999 dengan harapan kaya layaknya negara-negara penghasil minyak dunia seperti negara-negara Arab
Meskipun Timor Leste Masuk Negara Miskin Tapi Pejabat di Bumi Lorosae Hidup Mewah, Warganya Susah
POS KUPANG.COM -- Timor Leste kini terjerembab ke dalam jurang kemisikinan. Bahkan lembaga intrenasional menempatkan Timor Leste betada dim urutan 152 dari 162 negara dengan perekonomian terendah
Miris memang, negara ini lepas dari Indonesia tahun 1999 dengan harapan kaya layaknya negara-negara penghasil minyak dunia seperti negara-negara Arab dan Brunai Darusalam
Meskipun negara ini miskin, namun para elit negara ini dianggap hidup mewah
Tahun 2014, Xanana Gusmao pernah menyatakan diri untuk pensiun sebagai pejabat Timor Leste sekaligus dunia politik.
Baca juga: TERNYATA Iyut Bingslamet Sudah Pakai Sabu 16 Tahun, Beli saat punya Uang dan Ada yang Jual
Baca juga: Kopassus Bayar Lunas SaatDiremehkan Thailand,Tuntaskan Misi Besar dalam 3Menit Bikin DuniaTercengang
Baca juga: Puputi Nastiti Devi Makin Bahagia dan Glowing Setelah 2 Tahun Jadi Istri Bos Pertamina
Hal itu dianggap mengancam gejolak politik di Timor Leste pada saat itu.
Pasalnya, Xanana Gusmao adalah orang yang dianggap sangat vokal dalam menyuarakan kemerdekaan Timor Leste, dan juga dianggap pendiri Timor Leste.
Tahun 2012, Gusmao membentuk pemerintahan terbesar di Asia Pasifik dengan kabinet terdiri dari 55 anggota, di negara berpenduduk 1 juta.
Tak heran hal itu menyebabkan birokrasi negara tersebut kacau balau.
Bahkan Xanan Gusmao sendiri mengatakan, sebagian besar kementriannya hanya mampu mengunakan 30 persen dari anggaran tahunan mereka yang dialokasikan untuk kementerian.
Sementara pegawai negeri tidak digaji selama berbulan-bulan, dan ratusan penasihat internasional bekerja tanpa bayaran dalam setahun.
Sementara itu menukil Asia Sentinel, negara tersebut dianggap sebagai negara dengan paket gaji dan pensiunan paling jor-joran bagi politisinya.
Para pejabat khusus di negara tersebut seperti, menteri wakil menteri, anggota parlemen, hakim, dan pejabat senior lainnya berhak mendapatkan pensiunan seumur hidup.
Jumlahnya bervariasi mulai dari 2.500 dollar AS hingga 4.000 dollar AS (Rp35-56 juta), setelah menyelesaikan jabatannya lima tahun.
Namun tidak dijelaskan apakah jumlah tersebut diberikan per bulan, atau per tahun.