Bupati Sunur Minta Pengungsi Ile Lewotolok ke Posko Terpusat
Pemerintah Kabupaten Lembata mengambil kebijakan untuk memusatkan seluruh pengungsi korban erupsi Gunung Ile Lewotolok
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pemerintah Kabupaten Lembata mengambil kebijakan untuk memusatkan seluruh pengungsi korban erupsi Gunung Ile Lewotolok yang saat ini masih tersebar di rumah-rumah penduduk di Kota Lewoleba.
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menegaskan bahwa bantuan kepada pengungsi di rumah-rumah penduduk dihentikan.
Dia menegaskan jika ingin mendapatkan bantuan maka para pengungsi yang melakukan evakuasi mandiri di rumah-rumah warga harus segera masuk ke tempat-tempat penampungan resmi yang disediakan pemerintah.
Baca juga: Tiga Petugas Positip Covid-19, Pelayanan di Puskesmas Waimangura SBD Ditutup Sementara
"Pemerintah hanya melayani yang terpusat saja. Kalau mau harus ke sini. Yang tuan rumah juga harus inisiaitif (bawa pengungsi ke posko terpusat). Evakuasi terpusat yang dari rumah rumah, supaya penanganannya baik," katanya kepada wartawan di Posko Utama Eks Kantor Bupati lama, Jumat (4/12/2020).
Dikatakannya, apabila pengungsi masih tetap bertahan di rumah keluarga atau di rumah warga lainnya di dalam Kota Lewoleba maka dianggap sebagai pengungsi mandiri dan menjadi tanggung jawab keluarga yang menampung.
Baca juga: Cegah DBD, Pemerintah Kecamatan Golewa Ngada Berantas Sarang Nyamuk
Pemerintah akan lebih mudah memberikan perhatian seperti pemeriksaan kesehatan dan mendistribusikan logistik jika
ditampung di posko utama yang sudah disiapkan pemerintah.
"Pemerintah juga dapat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19," katanya.
Saat ini, tim Satgas Penanganan Bencana Erupsi Ile Lewotolok sedang melakukan identifikasi sejumlah tempat yang layak dijadikan tempat penampungan selain beberapa titik penampungan resmi yang sudah ada saat ini.
Dia menganjurkan kepada warga terdampak erupsi Ile Lewotolok yang masih di rumah warga untuk pindah ke posko-posko yang sudah disediakan pemerintah daerah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)