Breaking News:

Salam Pos Kupang

Penanganan Bencana Jangan Seperti Pemadam Kebakaran

Selain dilanda pandemi Corona Virus Disease ( Covid-19) yang sudah merambah hampir di semua negara di dunia, NTT juga dilanda DBD

Penanganan Bencana Jangan Seperti Pemadam Kebakaran
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - MASYARAKAT di Provinsi NTT kini sedang dilanda bencana. Selain dilanda pandemi Corona Virus Disease ( Covid-19) yang sudah merambah hampir di semua negara di dunia, NTT juga dilanda penyakit demam berdarah dengue ( DBD). Namun serangan penyakit DBD ini gaungnya kalah jauh dibanding serangan virus corona atau Covid-19.

Belum redup dengan serangan DBD dan virus corona yang kian mengganas itu, kini Provinsi NTT kedatangan bencana baru. Sejak hari Jumat (27/11/2020), Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata mulai mengeluarkan erupsi. Setelah dua hari memberi isyarat dengan erupsi, pada Minggu pagi (29/11/2020), Gunung Ile Lewotolok benar-benar meletus.

Baca juga: Bundaran Km 9 Gelap Gulita

Bencana alam ini tentu saja mendatangkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat. Salah satu dampak yang bisa dirasakan masyarakat setempat ialah dampak psikologis. Gemuruh letusan gunung api tentunya menimbulkan kepanikan bagi masyarakat, terutama masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Ile Lewotolok.

Karena panik, mereka tentu berusaha berlari mencari tempat perlindungan yang aman bagi diri dan anggota keluarganya. Dan jika berusaha atau berlari menyelamatkan diri mencari tempat perlindungan yang aman, sudah bisa dipastikan mereka hanya bisa membawa pakaian di badan. Mereka tidak sempat lagi menyiapkan pakaian pengganti dan makanan.

Baca juga: SIREKAP PADA PILKADA 2020

Ini baru kondisi yang diprediksi terjadi karena menyelamatkan diri dalam kondisi kepanikan. Belum lagi beban psikologis yang tidak bisa diukur dan dilihat secara kasat mata. Kondisi psikologis anak-anak ketika melihat orangtuanya dan warga lainnya hiruk pikuk lari menyelamatkan diri. Sudah tentu akan terus teringat dalam memori hidup mereka.

Tak hanya kondisi psikologis yang akan terjadi. Hiruk pikuk akibat letusan gunung api juga sudah tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan warga. Debu-debu yang beterbangan akibat erupsi gunung api tentu dapat mengganggu pernapasan warga yang terkena. Belum lagi makanan dan air minum yang tercemar akibat terkena debut erupsi gunung api. Dan masih banyak dampak lainnya yang bakal terjadi akibat letusan gunung berapi.

Karena itu Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota di NTT perlu mempersiapkan secara dini penanganan bencana letusan gunung berapi di NTT ini. Apalagi di Provinsi NTT memiliki beberapa gunung berapi selain Ile Lewotolok. Ada gunung Anak Ka di Manggarai, Gunung Ebu Lobo di Ngada, Inerie di Ende, Kelimutu di Ende, Egon di Sikka, Lewotobi di Flotim dan masih banyak gunung api lainnya.

Persiapan dini ini penting agar penanganan bencana letusan gunung api di NTT dilakukan tidak seperti pemadam kebakaran. Menunggu api menyala baru dipadamkan. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved