Breaking News:

Pjs. Bupati Belu Minta Para Tokoh Bantu Sosialisasi Imunisasi

Pjs. Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM meminta dukungan dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Pjs. Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pjs. Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM meminta dukungan dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bantu sosialisasi tentang Bulan Iminasisasi Anak Sekolah ( BIAS) kepada masyarakat.

Imunisasi merupakan upaya preventif efisien dalam mencegah penyakit berbahaya sehingga masyarakat Kabupaten Belu khususnya dapat hidup sehat mulai dari 0 bulan sampai kita menutup mata.

Imunisasi juga merupaka salah satu prioritas pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Belu 2016-2021 guna menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Baca juga: Tottenham vs Man City: Saatnya Menang Lagi Mou!

Permintaan Pjs. Bupati Belu ini disampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan sosialisasi program imunisasi bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Belu di Aula SSpS, Rabu (18/11/2020).

Menurut Zaka Moruk, imunisasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat serta pengelola program merupakan salah satu tindakan preventif serta cost effective. Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk mensejahterakan kita semua mulai dari 0 bulan sampai kita menutup mata.

Baca juga: Ternyata Tempat Ini Jadi Saksi Sejarah Portugis Pertama Kali Injak Timor Leste, Punya Potensi Unggul

"Sosialisasi ini agar kita semua dapat memahami dengan baik tentang program imunisasi bagi anak kita dan keluarga kita terutama kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat", ucap Kaban Keuangan Provinsi NTT ini.

Lebih lanjut, Pjs Bupati mengungkapkan, tinggi rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain, adanya kepercayaan terhadap dampak buruk pemberian imunisasi serta dukungan keluarga dan masyarakat, orang tua sebagai orang yang paling berperan dalam membuat keputusan dalam keluarga.

"Saya berharap agar para petugas kesehatan untuk tidak jenuh terus memantau anak-anak kita yang ada di setiap desa, di setiap kecamatan untuk membantu setiap pertumbuhan kesehatan mereka. Kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat juga agar terus mendukung dengan membantu menyebarluaskan informasi dan memotivasi para orang tua akan pentingnya imunisasi kepada anak," tandasnya.

Diakhir sambutannya Pjs. Bupati menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Belu agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19
dimasa pandemi. Protokol Covid-19 yang dimaksudkan adalah menjaga jarak, menghindari kerumunan massa, rajin mencuci tangan dengan air di air mengalir dan memakai masker. Selain itu, menjaga pola hidup sehat dan menjaga imunitas.

Ketua Panitia, Theresia Helimuna dalam laporan menyampaikan, tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tokoh masyarakat dan tokoh agama tentang pentingnya imunisasi untuk kesehatan. Peserta kegiatan terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan pengelola program imunisasi puskesmas se-Kabupaten Belu. Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan dr. Spesialis Anak. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved