Rabu, 8 April 2026

Tottenham vs Man City: Saatnya Menang Lagi Mou!

LIGA Primer Inggris baru masuk pekan kesembilan. Namun, banyak pengamat menilai laga akbar Di Stadion Tottenham Hotspur, London

Editor: Kanis Jehola
Instagram/manchesterunited
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho lakukan selebrasi. 

POS-KUPANG.COM - LIGA Primer Inggris baru masuk pekan kesembilan. Namun, banyak pengamat menilai laga akbar Di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu (22/11/2020) dini hari, yang mempertemukan tuan rumah, Spurs dengan Manchester City, bakal berdampak besar pada perburuan gelar juara musim ini.

Pasalnya, sang juara bertahan, Liverpool, yang tadinya dijagokan bakal kembali juara, tiba-tiba dihantam badai cedera luar biasa.

Pilar utama di pertahanan, Virgil van Dijk tumbang sampai akhir musim. Dilanjut rontoknya para pemain utama lain seperti Fabinho, Trent Alexander Arnold dll, sampai Mohamed Salah yang positif Covid-19.

Baca juga: Hak dan Kewajiban Perpajakan Instansi Pemerintah, Gigih Sebut NPWP Bendahara Dihapus

Di awal musim, para fan Tottenham mungkin tak pernah berani bermimpi jadi juara. Tapi kini, mereka mulai berani merangkai mimpi indah.

Faktanya, setelah delapan laga, kini Tottenham hanya tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen sementara yang diisi Leicester City. Spurs berada di atas Liverpool karena unggul selisih gol. Satu-satunya kekalahan yang dialami The Lilywhite terjadi di hari pembukaan di tangan Everton.

Baca juga: Masih 42 Sampel Swab dari Sumba Timur Belum Diperiksa

Kandidat kuat lain setelah The Reds melemah adalah Manchester City. Saat ini mereka enam poin di belakang Leicester.

Namun, mengingat jadwal ke depan mereka banyak melawan tim papan tengah, The Citizens kemungkinan bakal mendulang banyak poin.

Duel ini juga akan jadi pertemuan jilid 24 Jose Mourinho kontra Pep Guardiola. Itu jadi rivalitas terpanjang dalam karier Mou. Dari 24 laga itu, Guardiola menang sebelas kali, Mou cuma enam kali menang.

Itu juga jadi jumlah kekalahan terbanyak Mou. Setelah Guardiola, pelatih lain yang tersering mengalahkannya adalah Juergen Klopp sebanyak enam kali.

Namun situasinya sekarang memihak kepada Mou. Duel terakhir musim lalu, Spurs yang diasuh Mou menggebuk Man City 2-0. Inilah saat yang tepat bagi Mou untuk pertama-kalinya menang dua kali beruntun kontra Guardiola.

Dan ia diuntungkan dengan sedang moncernya dua mesin golnya, Son Heung Min, dan Harry Kane. Son sedang menggila dengan jadi topskor sementara lewat delapan gol.

Dia juga punya jejak produktif melawan City, dengan mengemas lima gol dari sepuluh kali duel, termasuk empat gol di empat duel terakhir.

Kane, yang memimpin dalam urusan tendangan terbanyak ke gawang lawan dengan 28 kali, kini lebih banyak berperan sebagai tukang umpan. Rekornya apik, delapan kali assists, dan tujuh gol.

Kombinasi Son-Kane ini akan jadi ancaman mengerikan untuk lini belakang Man City. Sialnya lagi, City tanpa jagoan di lini pertahanan seperti Nathan Ake, Benjamin Mendy, dan Fernandinho yang masing-masing cedera.

Guardiola sepertinya masih tanpa Sergio Aguero yang kondisinya belum 100 persen. Raheem Sterling pun kemungkinan absen karena cedera saat latihan di timnas Inggris.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved