Penanganan Covid

Enam Warga Positip Covid-19, Sumba Barat Kembali Zona Merah

Enam warganta positip Covid-19, Kabupaten Sumba Barat kembali zona merah

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Sebanyak 6 orang warga Sumba Barat terkonfirmasi positip tertular virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab dari laboratorium rumah sakit umum Prof W.Z Yohanes Kupang yang diterima tim satgas Covid-19 Sumba Barat tertanggal 18 Nopember 2020.

Dengan demikian, Sumba Barat kembali zona merah. Terhitung semenjak pandemi virus corona melanda Sumba , Indonesia Maret 2020 hingga Nopember 2020 ini terdapat 44 warga Sumba Barat terkonfirmasi positip tertular virus corona. Dari jumlah tersebut, 38 orang telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 6 orang lainnya sedang menjalani karantina.

Baca juga: Bawaslu Ngada Rekomendasikan ASN Asal Riung ke Komisi Aparatur Sipil Negara

Juru bicara tim satuan tugas percepatan penanganan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan, drg.Bonar B.Sinaga menyampaikan hal itu di Waikabubak, Sumba.Barat, Jumat (20/11/2020).

Senin, 16 November 2020 10:01
tribunnewslihat fototribunnews
Satgas Covid-19
Satgas Covid-19 memperkenalkan gerakan 3 W yaitu Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun, demi menghindari Covid-19


Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul RSUD SK Lerik Full Pasien Corona, https://kupang.tribunnews.com/2020/11/16/rsud-sk-lerik-full-pasien-corona.

Editor: Kanis Jehola
Senin, 16 November 2020 10:01 tribunnewslihat fototribunnews Satgas Covid-19 Satgas Covid-19 memperkenalkan gerakan 3 W yaitu Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun, demi menghindari Covid-19 Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul RSUD SK Lerik Full Pasien Corona, https://kupang.tribunnews.com/2020/11/16/rsud-sk-lerik-full-pasien-corona. Editor: Kanis Jehola (satgas covid)

Berdasarkan tambahan 6 pasien positip tertular virus corona baru itu maka pihaknya melakukan tracing dan pengambil swab sebanyak 20 sampel swab dari 16 orang kontak erat dan sampel swab tersebyt telsh dikirim ke rumah sakit umum Prof W Z Yohanes Kupang menggunakan helikopter BNPB Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Damianus Rugi Rp 30 Juta Babi Mati Mendadak Akibat ASF

Harapan hasilnya negatif sehingga suasana kehidupab masyarakat Sumba Barat kembali normal.

Dalam kesempatan itu, ia juga menghimbau masyarakat Sumba Barat tetap melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti biasa dengan tetap taat protokol kesehatan yakni selalu mencuci tangan memakai sabun, selalu memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved