Berita Regional
Pria di Sikka Ini Rela Pegang Besi Panas Ingin Buktikan tak Lakukan Hubungan Intim, SUMPAH ADAT!
Untuk membuktikan bahwa ia tidak melakukan hubungan intim, pria bernisial MA (29) rela mengikuti hukum adat.
"Katanya besok, Selasa (17/11/2020), pihak Polsek Kewapante akan memanggil semua pihak,” ungkap MA.
Akibat tuduhan persetubuhan tersebut, kini ia dan keluarganya tidak hanya menanggung malu, tapi juga tak bisa bekerja.
Sebab, karena tangannya yang terluka itu membuatnya menjadi kesulitan untuk bekerja sebagai sopir seperti sebelumnya.
“Sekarang saya tidak bisa kerja untuk bawa mobil karena tangan saya terluka."
"Jadi, sekarang saya di rumah saja, sampai tunggu telapak tangan saya sembuh, baru kerja,” kata MA.
Sementara itu, Kapolsek Kewapante Iptu Margono mengaku sudah memanggil perwakilan desa dan lembaga adat setempat untuk diminta klarifikasi.
“Kita panggil mereka untuk minta klarifikasi lembaga adat, pemerintah desa, dan korban atas persoalan itu,” jelas Kapolsek Kewapante Iptu Margono saat dikonfirmasi, Rabu (18/11/2020).
Hanya saja, sekarang ini korban atau MA belum berkenan datang memenuhi panggilan itu dengan alasan masih menunggu keluarga besarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Dituduh Bersetubuh, Pria NTT Dihukum Adat Pegang Besi Panas Hingga Tangan Cacat, Kini Cari Keadilan, https://suryamalang.tribunnews.com/2020/11/19/dituduh-bersetubuh-pria-ntt-dihukum-adat-pegang-besi-panas-hingga-tangan-cacat-kini-cari-keadilan?page=all
Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Ingin Buktikan tak Lakukan Hubungan Intim, Pria di NTT Rela Pegang Besi Panas, https://kaltim.tribunnews.com/2020/11/20/ingin-buktikan-tak-lakukan-hubungan-intim-pria-di-ntt-rela-pegang-besi-panas?page=4.