Breaking News:

Rizieq Shihab Bakal Segera Dipanggil Polri, Pimpinan FPI  Diperiksa Pelanggaran Prokes saat Mantu

Rizieq Shihab bakal segera dipanggil oleh penyidik Polri untuk diperiksa terkait pelanggaran protokol kesehatan saat mantu anaknya.

Editor: Alfred Dama
instagram
Habib Rizieq bersama isteri dan putri-putrinya 

Rizieq Shihab Bakal Segera Dipanggil Penyidik Polri, Pimpinan FPI  Diperiksa Pelanggaran Prokes saat Mantu

POS KUPANG.COM -- Pimpinan Front Pembela Islam atau FPI , Habib Rizieq Shihab akal dipanggil penyidik Polri

Bos FPI itu diperiksa terkait kerumunan massa saat cara pernikahan anaknya 

Rizieq Shihab bakal segera dipanggil oleh penyidik Polri untuk diperiksa terkait pelanggaran protokol kesehatan saat mantu anaknya.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan segera dipanggil oleh penyidik Polri untuk memberikan klarifikasi karena telah membuat acara resepsi pernikahan anaknya yang dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad di Jalan Petamburan, Jakarta, Sabtu (14/11/2020) malam.

Baca juga: Gadis ABG  Baru 13 Tahun Dipaksa Nikah Jadi Istri Kelima dengan Pria Seumuran Ayahnya, Viral

Baca juga: Nikita Mirzani Blak-blakan tak Takut Hadapi Lawan, Nyai Sebut Dirinya Wanita Amazon  Penasaran?   

Baca juga: Natizen Patah Hati, Pevita Pearce Kini Pacaran dengan Mantan Maudy Ayunda,Sudah Pajang Foto Romantis

Baca juga: Polisi Panggil Anies Baswedan,Politisi Gerindra-Demokrat Sebut Polisi TakBerhak, Fadli Iklan Gratis

Baca juga: Gading Marten Akhirnya jujur Bongkar Alasan Cerai dari Gisel,Tak Tahan Pulang ke Rumah Dapati Ini

Kegiatan tersebut telah membuat ribuan orang berkumpul tanpa memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19

"Kami minta klarifikasi, kita tunggu saja prosesnya. Jadi ini tim dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya yang menangani kasus tersebut," ujar Irjen Argo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Selain itu, penyidik juga memanggil Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW), satpam atau linmas, lurah dan camat setempat serta Wali Kota Jakarta Pusat.

Selain itu, dari pihak KUA juga akan dimintai klarifikasi termasuk Satgas Covid-19, Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI dan beberapa tamu yang hadir serta Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Rencana akan kami lakukan klarifikasi dengan dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehatan," kata Argo.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved