Rizieq Shihab Pulang: Dampak Kepulangannya bagi Politik Indonesia dan Kasus Hukum yang Dihadapinya

Sebelum pergi ke Arab Saudi pada 2017 lalu, Rizieq memainkan peran penting dalam konstelasi politik Indonesia ketika isu agama kerap digunakan

Editor: Agustinus Sape
Youtube
Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. 

"Bagaimanapun hasilnya kami tunggu dari penyidik," jelas Awi pada Kamis (5/11/2020).

Hingga kini belum jelas status status hukum perkara-perkara lain yang menetapkan Rizieq menjadi saksi.
Hingga kini belum jelas status status hukum perkara-perkara lain yang menetapkan Rizieq menjadi saksi. (PACIFIC PRESS)

Apa signifikansi kedatangannya pada politik Indonesia?

Sebelum kepergiannya ke Arab Saudi 3,5 tahun silam, Rizieq Shihab memainkan peran penting dalam politik Indonesia ketika isu agama kerap digunakan untuk memobilisasi politik.

Dengan kendaraan ormasnya, Rizieq Shihab dikenal sebagai sosok vokal menentang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam pemilihan gubernur DKI pada 2017 lalu, terlebih terkait dengan kasus penistaan agama hingga Ahok kalah dalam pemilihan.

Rizieq juga berada di belakang Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019 lalu.

Meski pimpinan FPI itu merupakan sosok sentral dalam gerakan 212, jaringan alumni gerakan tersebut sudah terpecah, bahkan sosok penting lainnya, Maruf Amin, diangkat menjadi calon wakil presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto kini menjadi menteri pertahanan - yang berseberangan dengan Rizieq Shihab.

Front Pembela Islam pimpinan Rizieq Shihab dan berbagai ormas lainnya menggelar 'jihad konstitusi' yang menuntut pelengseran Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, pada 4 November 2016.
Front Pembela Islam pimpinan Rizieq Shihab dan berbagai ormas lainnya menggelar 'jihad konstitusi' yang menuntut pelengseran Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, pada 4 November 2016. (GETTY IMAGES)

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI), Luky Sandra Amalia memandang posisi Rizieq dalam peta politik Indonesia adalah sama seperti sebelumnya, yakni "berseberangan dengan rezim" yang berkuasa.

"Prabowo bukan patron dari FPI, tapi Prabowo menjadi salah satu proxy untuk perjuangan mereka memperjuangkan syariat Islam dalam politik," jelas Luky.

Signifikansi Rizieq dan kendaraan ormasnya, kata Luky, akan terlihat ketika dalam situasi politik tertentu akan ada orang yang akan "menggunakan jasa mereka".

"Kalau nanti ada orang semacam Pak Prabowo di 2014 dan 2019, maka mereka akan menunjukkan eksistensinya. Mereka akan menemukan lapangannya," kata dia.

Namun, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, berpendapat lain.

Menurutnya, Rizieq "harus berhati-hati dengan ketokohan dia sebagai tokoh agama".

Simpatisan FPI menilai Rizieq Shihab telah 'dikriminalisasi'.
Simpatisan FPI menilai Rizieq Shihab telah 'dikriminalisasi'. (BBC INDONESIA)

"Jangan sampai kemudian dia terjebak oleh orang-orang yang mempergunakan ketokohan dalam agama itu ke isu-isu politik," jelas Hendri.

"Bagaimana sebetulnya peran politik yang harus dilakukan oleh Habib Rizieq sebagai warga negara? Ya jaga umatnya sebagai tokoh agama," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis menyebut Rizieq akan "memimpin revolusi" setelah pulang ke Indonesia.

Pernyataan itu dia sampaikan dari atas mobil komando aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, mengklarifikasi pernyataan itu dengan menjelaskan bahwa "revolusi" yang dimaksud adalah revolusi akhlaq.

"Jadi pembenahan pribadi masing-masing orang supaya kita lebih baik," kata Sugito.

Adapun, Persaudaraan Alumni (PA) 212, salah satu motor kampanye Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu, sempat melemparkan wacana agar Rizieq Shihab maju Pilpres 2024.

Sumber: https://www.bbc.com/indonesia

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved