Public Service Pos Kupang

Enam Gedung Puskesmas Prototipe di TTS Belum Rampung

Hingga saat ini enam bangunan Puskesmas Prototipe yang dibangun menggunakan dana alokasi khusus ( DAK) belum juga selesai

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bangunan Puskesmas Noebeba yang masih dalam proses pekerjaan 

POS-KUPANG.COM - Sebentar lagi sudah masuk musim penghujan, namun hingga saat ini enam bangunan Puskesmas Prototipe yang dibangun menggunakan dana alokasi khusus ( DAK) belum juga selesai.

Bahkan, masih ada yang progressnya di bawah 50 persen. Keenam Puskesmas yang dibangun tahun 2020 yaitu, Puskesmas Fatukopa, Noebeba, Noebana, Panite, Kuanfatu dan Kualin.

Dikhawatirkan, jika tidak dikerjakan tepat waktu maka anggaran yang tersisa akan ditarik oleh pemerintah pusat. Sehingga pembiayaan sisa pekerjaan terpaksa harus dibeban kepada APBD tahun 2021.

Baca juga: Jagung di Musim Asep : Bisa

Oleh sebab itu kami berharap pemerintah, bisa memperhatikan serius hal ini dan mendorong rekanan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pembangunan gedung Puskesmas.

Terimakasih
Sius O
Warga Panite

Tanggapan

Kontraktor di PHK

Memang benar hingga saat ini keenam gedung Puskesmas Prototipe belum ada yang rampung. Untuk Puskesmas Panite, progres fisiknya telah mencapai 75 persen dan ditargetkan bisa rampung pada akhir November ini.

Sedangkan lima Puskesmas lainnya, progressnya berkisar 25 hingga 50 persen.
Sesuai arahan Bupati TTS, saat ini PPK bersama tim teknis sedang turun ke lapangan guna menghitung pencapaian progress fisik pekerjaan keenam Puskesmas tersebut.

Baca juga: Siap KBM Tatap Muka, SMPK Frateran Ndao Ende Terbitkan Pedoman, Info

Jika progressnya masih di bawah 50 persen kemungkinan besar akan di-PHK. Kami telah membangun komunikasi dengan pihak rekanan untuk mempercepat penyelesaian progress pekerjaan keenam Puskesmas tersebut.

Khusus tahun 2020 karena adanya Pandemi Virus Corona, anggaran DAK ditransfer pemerintah pusat sekaligus (100 persen). Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana pencairannya dilakukan per termin dan sesuai dengan realisasi fisik di lapangan.

Sehingga walau pekerjaan terlambat diselesaikan, anggaran pembiayaannya tetap masih ada di kas daerah.

Sesuai pengakuan rekanan, salah satu hambatan dalam pekerjaan gedung Puskesmas Prototipe adalah tukang yang sering pulang dan lambat kembali. (din)

Kadis Kesehatan Kabupaten TTS
dr. Irene Atte

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved