Musuh China Terus Bertambah, Jerman Umumkan Bantu Australia Lawan Negeri Tirai Bambu di Indo-Pasific

Setelah berhadapan dengan Amerika Serikat (AS), Filipina, Australia, Jepang, dan India, kini China kedatangan musuh baru.

Editor: Alfred Dama
via Anadolu Agency dan Sosok.Grid.ID
Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) memulai latihan putaran ketiga di Laut China Selatan, menteri luar negeri Taiwan mengkhawatirkan konflik lintas-Selat Taiwan. 

Dan, China cenderung mengecam pelayaran semacam itu.

Pada Agustus lalu, militer China menyebut kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Mustin yang berlayar melalui Selat Taiwan sebagai langkah "sangat berbahaya".

Hubungan China-Kanada memburuk sejak Kanada menangkap Chief Financial Officer Huawei Technologies Meng Wanzhou pada akhir 2018.

Dia ditangkap atas surat perintah dari AS.

Segera setelah penahanan Meng, China menangkap warga Kanada Michael Spavor dan Michael Kovrig, menuduh mereka melakukan spionase.*

Sebagian artikel ini sudah tayang di intisari.Grid.id dengan judul: China Makin Tersudut, Jerman Umumkan Kerja Sama dengan Australia dan Siap Lawan Pengaruh Negeri Panda di Indo-Pasifik, 'Kami Tak Bisa Lagi Menutup Mata'  https://intisari.grid.id/read/032410614/china-makin-tersudut-jerman-umumkan-kerja-sama-dengan-australia-dan-siap-lawan-pengaruh-negeri-panda-di-indo-pasifik-kami-tak-bisa-lagi-menutup-mata?page=all

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved