Penanganan Covid

Laboratorium Biokesmas NTT Siap Laksanakan Tes Massal Covid-19 Perdana

Laboratorium Biokesmas Provinsi NTT siap melaksanakan tes massal perdana Covid-19 di Provinsi NTT

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Laboran dan tim pool test Laboratorium Biomolekul Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT foto bersama Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat pada acara Peresmian Laboratorium itu, 17 Oktober 2020 lalu. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Laboratorium Biomolekul Kesehatan Masyarakat ( Laboratorium Biokesmas) Provinsi NTT siap melaksanakan tes massal perdana Covid-19 di Provinsi NTT

Tes massal perdana tersebut rencananya akan dilaksanakan di Kupang pada Rabu, 4 November 2020. Tes itu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang. 

"Berdasarkan nilai akurasi yang tinggi ini maka Lab Biokesmas dapat segera beroperasi," kata Dr.Fima Inabuy, Ketua Tim Pool Test Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT kepada POS-KUPANG.COM. 

Baca juga: Wakil Ketua TP PKK NTT Dan Pimpinan PT Timor Media Grafika Bicara Stunting Dan Pendidikan Digital

Kepastian tersebut diperoleh setelah data hasil validasi dari Laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Surabaya untuk 42 sampel swab yang dikirim oleh Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT akurasinya mencapai 99 %.

Hasil tersebut diterima pada Senin, 2 November 2020. Oleh Dr.Fima Inabuy hasil validasi tersebut telah disampaikan dalam rapat bersama Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Undana dan Forum Academia NTT. 

Baca juga: Demo Ke DPRD SBD, Masyarakat Anti Kekerasan Ajak Dewan Kawal Penanganan Kasus Mario Marsi Nariti

Menurut Dr. Inabuy, perbedaan hasil validasi 1% terjadi karena ada satu spesimen yang hasilnya berbeda antara swab hari pertama dan swab hari ke-dua. Sesungguhnya perbedaan ini pun terdeteksi dalam pemeriksaan pool oleh Lab Biokesmas, dimana ada satu sampel yang menunjukkan hasil berbeda di dua hari pengambilan swab. 

Dalam proses validasi tersebut, prinsipnya Lab Biokesmas melakukan pemeriksaan sejumlah sampel dengan metode pooled- qPCR yang kemudian dicross-check dengan tes individual- qPCR oleh Lab RSUD Prof.Dr. W.Z. Johannes dan Lab BBTKL Surabaya.

“Dengan hasil ini, keyakinan kami terbukti, bahwa pool test yang kami lakukan di level surveillance ketika dites secara individual pun hasilnya sama,” lanjut Dr. Inabuy. 

Ia menjelaskan, persiapan teknis administrasi perlu dilakukan berkaitan dengan pelaksanaan pool test. 

“Kuncinya ada di pengelompokan sampel yang tepat berdasarkan Penelusuran Epidemiologi (PE) di lapangan, karena itu pengisian form PE secara lengkap akan sangat membantu proses pool-test,” kata Dr. Inabuy.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved