Belum Juga Di-ACC Jadi Anggota ASEAN, Timor Leste Ngotot Ingin Gabung Organisasi yang Lebih Besar
Namun, hingga saat ini Timor Leste belum menjadi anggota Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN.
Sebenarnya Timor Leste telah memenuhi persyaratan dasar aksesi ke ASEAN, lalu mengapa permohonannya masih belum membuahkan hasil yang diinginkan?
Ambisi Timor Leste sendiri untuk bergabung dengan ASEAN cukup tinggi, namun banyak alasan mengapa negara tersebut tak kunjung di aksesi.
Selama bertahun-tahun perjuangan negara kecil itu menjadi perhatian utama komunitas internasional.
Timor Leste mati-matian bergabung anggota ASEAN, untuk mencari perlindungan perbatasan dari invasi dan kekuatan yang lebih kuat.
Negara kecil ini memiliki kendalan sumber daya manusia, dan keuangan, oleh sebab itu bergabung dengan ASEAN adalah pilihan terbaik bagi Timor Leste.
Secara ekonomi PDB Timor Leste sekitar 1.442 miliar dollar AS, jauh lebih rendah daripada Singapura, Filipina, Malaysia dan Indonesia.
Sekitar 90 persen di antaranya pendapatan Timor Leste berasal dari minyak dan gas nasional, yang diprediksi akan kering tahun 2022.
Baca juga: Dulu Benci Setengah Mati ke Indonesia Kini Mantan Petinggi Timor Leste Malah Puji Setinggi Langit
Oleh sebab itu negara itu menyadari pentingnya disversifikasi ekonomi, membuka perbatasannya untuk pariwisata, infrastruktur dan lainnya.
Negara kecil itu memiliki keterbatasan ekonomi yang tidak terdisversifikasi, dan ketergantungan pada impor secara luas.
Bergabung dengan ASEAN, artinya akses ke pasar bebas dan pergerakan bebas di Asia Tenggara, ini dipandang menguntungkan karena bisa mendorong industri Timor Leste.
Akan tetapi, keterbatasan sumber daya merupakan masalah utama Timor Leste menjadi Anggota ASEAN.
Singapura, yang secara ekonomi merupakan anggota terkuat ASEAN, juga merupakan negara kecil.
Kebijakan luar negerinya secara komitmen Singapura bertujuan untuk membantu negara-negara kecil lainnya.
Namun, rupanya Singapura khawatir bahwa keanggotaan Timor Leste akan menjadi beban keuangan bagi negara itu, meskipun PDB -nya meningkat setiap tahun sejak kemerdekaannya.
Karena komitmen ASEAN mengamanatkan membantu negara-negara anggota secara ekonomi dan teknis untuk pembangunan mereka.