Breaking News:

Penanganan Covid

Enam Swab Positif, Sumba Timur Kembali Jadi Daerah Terpapar Covid-19

Enam sampel swab positif, Sumba Timur kembali jadi daerah terpapar Covid-19

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekda Sumba Timur ,Domu Warandoy,S.H,M. Si 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Kabupaten Sumba Timur kembali menjadi daerah terpapar Corona Virus Disease ( Covid-19) setelah hasil pemeriksaan delapan sampel swab, terkonfirmasi enam sampel positif, sedangkan dua lainnya positif. Adanya enam kasus positif Covid-19 yang baru ini, maka Kabupaten Sumba Timur kembali dikategorikan sebagai zona merah.

Informasi yang diperoleh, Senin (26/10/2020) , daerah Sumba Timur kembali menjadi daerah terpapar Covid-19 dengan adanya penambahan kasus positif Covid-19. Sumbangan enam kasus positif Covid-19 ini merupakan pelaku perjalanan dan kontak erat.

Adanya kasus ini, maka Kabupaten Sumba Timur yang sempat menjadi zona hijau atau tanpa kasus positif Covid-19, kembali menjadi zona merah. Pelaku perjalanan itu ada yang berasal dari Surabaya dan Papua.

Baca juga: Pesan Bupati Agas Saat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I DPRD Manggarai Timur

Sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Senin (26/10/2020), menyebutkan, hasil pemeriksaan real time Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap delapan sampel dari Sumba Timur, terdapat dua sampel yang terkonfirmasi negatif dan enam orang lainnya terkonfirmasi positif.

Penambahan kasus positif itu, masing-masing ada tiga orang merupakan pelaku perjalanan dari Jaya Pura Papua yang saat ini berdomisili di Kecamatan Kambera.

Sedangkan ada satu pelaku perjalanan dari Surabaya yang positif dan ada dua orang positif merupakan kontak dengan pelaku perjalanan dari Surabaya itu.

Baca juga: Ini Prioritas Pembahasan Pada Masa Sidang I DPRD Manggarai Timur

Untuk diketahui total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini berjumlah 27 orang, 19 orang sembuh, enam kasus baru dan dua orang meninggal dunia.

Sampel yang dikirim untuk diperiksa PCR sebanyak 1.125 sampel, 36 positif, 1089 negatif.
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si, mengatakan, pelaku perjalanan yang masuk ke Sumba Timur, terutama dari luar NTT wajib melakukan karantina mandiri.

Menurut Domu, dengan adanya peraturan bupati (perbup) No 29 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease ( Covid-19) di Kabupaten Sumba Timur, maka gugus tugas akan tetap memantau dan mengawasi pelaku-pelaku perjalanan dari luar Sumba Timur, terutama dari luar wilayah NTT.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker,
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved