Cerita Penggerak Inklusi di Ngada Hingga Mendapatkan Inclusive Education Award dari Mendikbud RI
Cerita Penggerak Inklusi di Ngada Hingga Mendapatkan Inclusive Education Award dari Mendikbud RI
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Koordinator Penggerak Pendidikan Inklusi Kabupaten Ngada, Martinus Seo, S.Pd
Ia mengaku kedepannya pendidikan inklusif akan lebih baik apabila kepala sekolah dan guru-guru mendapatkan bimbingan dan pelatihan baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional maupun tingkat internasional.
"Harapan saya semua elemen masyarakat pemerintah orang tua mengetahui tentang pendidikan inklusif. Dan bisa mengetahui cara-cara mengatasi jika anak berkesulitan belajar atau lamban," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)