Berita Ende Terkini

Kasus Kekerasan Anak di Ende, Kadis Sosial Mengeluh, Fren Dorong Desa Layak Anak, Simak YUK ,INFO

Workshop tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Flores Children Development (Fren), sebuah organisasi kemanusiaan yang focus pada peme

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
FOTO. POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI.
Workshop Project Focus dengan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Ende di Aula Wisma Emaus, Rabu (07/10/2020). 

Hak-hak anak tersebut berkenaan dengan batasan hak-hak: sipil dan kebebasan, pengasuhan dalam lingkungan keluarga atau pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan dasar, pendidikan, waktu luang, dan kegiatan budaya, serta serta perlindungan khusus, termasuk perlindungan dari kekerasan.

Hak-hak tersebut berprinsip pada terbaik bagi anak, hak hidup dan kelangsungan hidup, nondiskriminasi, dan perghargaan terhadap pandangan anak.

"Artinya hak-hak tersebut harus dipenuhi bukan semata-mata untuk hidup dan kelangsungan hidup anak, tetapi juga untuk mewujudkan kepentingan terbaik bagi anak, yang berlaku untuk semua anak, tanpa membeda-bedakan, yang dilaksanakan dengan menghargai pandangan anak," ungkapnya.

Sebagai organisasi kemanusiaan yang focus pada pemenuhan hak - hak anak, Yayasan FREN telah menetapkan goal program 3 tahunan 2018-2021 yakni; “anak dan remaja bertumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman.”

Untuk mencapai goal ini, dalam intervensi programnya, FREN menempatkan perlindungan anak sebagai rohnya.

Workshop Project Focus dengan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Ende di Aula Wisma Emaus, Rabu (07/10/2020).
Workshop Project Focus dengan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Ende di Aula Wisma Emaus, Rabu (07/10/2020). (FOTO. POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI.)


Area lampiran

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved