Breaking News:

Pilkada Manggarai 2020

Belasan Ribu Pemilih DPS Ditemukan Bermasalah di Manggarai - NTT

Sedikitnya 11,733 pemilih dalam daftar pemilih sementara (DPS) Kabupaten Manggarai pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 dit

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
Belasan Ribu Pemilih DPS Ditemukan Bermasalah di Manggarai - NTT
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga Bawaslu Kabupaten Manggarai, Herybertus Harun.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | RUTENG----Sedikitnya 11,733 pemilih dalam daftar pemilih sementara (DPS) Kabupaten Manggarai pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 ditemukan bermasalah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Kabupaten Manggarai, Herybertus Harun, SE menyampaikan itu kepada POS--KUPANG.COM, Selasa (6/10/2020) siang.

Hery yang akrab disapa ini menjelaskan, dari jumlah tersebut sebanyak 198 pemilih yang tidak memenuhi syarat yakni pemilih dibawah umur dan meninggal dunia masih terdapat dalam DPS KPU kabupaten Manggarai.

Mantan Wartawan ini juga menjelaskan temuan tersebut merupakan hasil pencermatan berbasis aplikasi dan pengawasan langsung Bawaslu Kabupaten Manggarai bersama seluruh jajaran Pengawas Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

"Ditemukan belasan ribu data pemilih sementara (DPS) yang diumumkan KPU Manggarai bermasalah dengan varian masalah yang berbeda-beda"katanya.

Hery juga merincikan dari total DPS 220,594 pemilih, menyebar di 696 TPS seluruh kabupaten Manggarai. Hasil pengawasan Bawaslu kabupaten Manggarai dalam melakukan pencermatan dan penelitian terdapat 11,733 yang bermasalah.

Permasalah antara lain jelas Hery, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) meninggal dunia sebanyak 143 orang, pemilih dibawah umur 55 orang. Hal lain katanya pemilih yang tidak memiliki nomor kartu keluarga (NKK) sebanyak 3795, pemilih yang tidak ada NIK sebanyak 20 orang, pemilih tidak ada NIK dan NKK 19 orang.

"Inikan aneh,masa pemilih tidak ada NIK dan NKK, malah pihak KPU mengakomodir dalam DPS, proses coklit patut dipertanyakan"ujarnya.

Selain itu kata Hery, permasalahan lain dalam DPS juga adalah pemilih kategori ganda nama dan NIK sebanyak 600 orang, pemilih ganda nama dan tanggal lahir sebanyak 451 orang, pemilih dengan kategori tidak memiliki alamat RT/RW dalam DPS sebanyak 6,812 orang.

Terhadap temuan tersebut, kata Hery, Bawaslu kabupaten Manggarai telah meneruskan hasil pengawasan dan pencermatan ke jajaran Pengawas Kecamatan serta Desa/kelurahan untuk dibersihkan dalam proses pleno rekapitulasi DPS hasil perbaikan.

"Jika belum bersih ditingkat Desa/Kelurahan maka berlanjut di pleno tingkat kecamatan, dan tuntas hingga kabupaten. Kami pastikan, data pemilih Pilkada Manggarai harus jernih,sebab ini salah satu potensi masalah di hari pemilihan,"tutup Hery. (*)
Area lampiran

Sebanyak 430 Pemilih di Kabupaten Manggarai Tidak Mempunyai Dokumen Kependudukan, Simak INFO

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved