Babinsa Desa Tasain, Sertu Basilius Butuh Sepeda Motor Operasional
Babinsa yang bertugas di Desa Tasain wilayah Koramil 1605-06/Halilulik, Kodim Belu, Provinsi NTTmembutuhkan kendaraan operasional
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Babinsa yang bertugas di Desa Tasain wilayah Koramil 1605-06/Halilulik, Kodim Belu, Provinsi NTT, Sertu Basilius Mauk membutuhkan kendaraan operasional roda dua untuk mendukung pelaksanaan tugasnya sebagai babinsa.
Pria kelahiran Halilulik, 23 Juli 1971 itu sebagai babinsa di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu. Jarak tempat tugas dengan Kantor Koramil Halilulik sekitar enam kilometer. Medan jalan menuju desa pun masih banyak rusak sehingga ia membutuhkan kendaraan operasional jenis roda dua yang cocok dengan topografi wilayah.
• Kunker di Labuan Bajo, Presiden Jokowi Bagikan Modal Usaha Untuk 60 Pelaku UMKM
Hal tersebut disampaikan Sertu Basilius Mauk saat ditemui Pos Kupang.Com, di Koramil Halilulik, Kamis (1/10/2020). Sertu Basilius diminta tanggapannya menyambut HUT ke-75 TNI tahun 2020.
Menurut Sertu Basilius, Babinsa sabagai ujung tombak TNI AD berperan sebagai pembinaan teritorial sesuai petunjuk atasannya. Dalam pelaksanaan tugasnya, Sertu Basilius meminta perhatian dari pemerintah terutama dari satuan tingkat terkait kendaraan operasional roda dua bagi babinsa. Pasalnya, ia belum mendapat kendaraan operasional. Ia mengharapkan di momen HUT ke 75 TNI, pimpinannya bisa memberikan perhatian bagi babinsa terutama kendaraan operasional.
• Presiden Jokowi Kunker di Labuan Bajo Tinjau Sejumlah Proyek KSPN
"Dirgahayu TNI ke 75. Dengan tema Sinergi Untuk Rakyat. Harapan saya, semoga di momen ulang tahun ke 75 ini, babinsa mendapat perhatian seperti fasilitas transportasi karena fasilitas transportasi untuk mendukung pelaksanaan tugas babinsa belum memadai", ungkap Sertu Basilus.
Prajurit empat anak ini mengungkapkan, untuk urusan kesejahteraan dan tunjangan Babinsa semunya lancar. Hanya saja fasilitas kendaraan operasional seperti sepeda motor yang belum dimiliki semua babinsa. Kendaraan operasional merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi demi mendukung pelaksanaan tugas babinsa. Apalagi ada babinsa yang menangani dua sampai tiga desa dengan jarak antara desa sangat jauh ditambah lagi medan jalan banyak rusak.
Menurut Sertu Basilius, permasalahan di desa binaannya adalah kekurangan air bersih akibat kemarau. Sebagai babinsa, Sertu Basilius mengajak masyarakat agar menjaga sumber mata air yang ada serta mendorong pemerintah desa agar membangun sarana air bersih.
"Di desa binaan saya itu permasalahan air bersih karena kemarau. Kita minta masyarakat agar sumber air yang masih ada saat ini tetap dijaga", kata suami dari Sri Agustina ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)