Breaking News:

Wabup Belu, JT Ose Luan Hadir Deklarasi Desa STBM

Wabup Belu, Drs. JT Ose Luan menghadiri deklarasi Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM) untuk Kelurahan Lidak

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan menyerahkan Piagam Deklarasi Open Defication Free (ODF) kepada Lurah Lidak, Ludofikus Laku, Jumat (25/9/2020). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Wakil Bupati Belu ( Wabup Belu), Drs. JT Ose Luan menghadiri deklarasi Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM) untuk Kelurahan Lidak, Jumat (25/9/2020).

Kelurahan Lidak dideklarasikan sebagai Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Sejak tahun 2018 Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) Melalui Mitra implementasinya yaitu Yayasan Pijar Timur Indonesia (Pijar Timur) mendampingi kelurahan Lidak dalam melaksanakan lima pilar STBM.

Hasil Pencermatan Terhadap DPS, Bawaslu TTU Temukan 634 Data Ganda

Selain Kelurahan Lidak, Plan International Indonesia juga mendampingi Desa Renrua. Desa Renrua dideklarasikan sebagai Desa Lima Pilar STBM yang jadwal deklarasi akan dilaksanakan Selasa 29 September 2020.

Menurut Peraturan Kementerian Kesehatan No. 3 Tahun 2014, Lima pilar STBM adalah: (1) stop buang air besar sembarangan, (2) cuci tangan pakai sabun, (3) pengolahan air minum dan makanan yang aman, (4) pengolahan sampah rumah tangga, dan (5) pengolahan limbah cair rumah tangga.

Ditanya Kekayaan Paslon yang Bertarung di Pilkada, Ini Jawaban Ketua KPU TTU

Dalam sambutannya, Ose Luan mengatakan, deklarasi yang dilakukan saat itu merupakan awal dari semua kegiatan untuk menuju Kelurahan STBM.

"Deklarasi yang kita laksanakan pada hari ini bukan hasil akhir dari semuanya tapi upaya awal dari kita menuju kelurahan STBM", kata Ose Luan.

Ia berharap, budaya perilaku hidup bersih dan sehat harus dijaga dan dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga deklarasi ini dapat menjadi pemicu dan motivasi bagi masyarakat Kelurahan Lidak dan kelurahan lainnya di Kecamatan Atambua Selatan untuk mencapai kelurahan STBM.

Herie Ferdian selaku WINNER Project Manager mengatakan, sejak 2018, Plan Indonesia melalui Women and Disability Inclusive WASH and Nutrition Sensitive Project (WINNER) telah mendampingi Desa Renrua dan Kelurahan Lidak dalam melaksanakan lima pilar STBM.

Selama dua tahun terakhir, sudah ada beberapa desa dan kelurahan yang berhasil melaksanakan deklarasi STBM dan ODF (Stop BAB Sembarangan). Desa dan kelurahan dimaksud antara lain, Desa Fulur, Desa Fatulotu, Desa Raiulun, Desa Manleten, Desa Tialai, Desa Fohoeka, Kelurahan Berdao, dan Kelurahan Tulamalae.

Plan Indonesia melalui proyek WINNER berupaya meningkatkan akses terhadap sarana sanitasi dan kebersihan di Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Upaya ini dilakukan dengan memperhatikan tiga hal, pertam; mendorong komitmen pemerintah dalam menyediakan akses dan fasilitas sanitasi dan kebersihan yang layak, kedua; meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan produk dan jasa sanitasi yang inklusif, ketiga; meningkatkan permintaan masyarakat untuk fasilitas dan praktik sanitasi yang lebih baik melalui pemicuan dan promosi STBM.

Herie menyampaikan, kualitas sanitasi di Kabupaten Belu terjadi peningkatan 1,49 persen dari tahun 2018.

"Di tingkat kabupaten, 82,33 persen masyarakat sudah memiliki akses dan fasilitas air, sanitasi, dan kebersihan meningkat 1,49 persen dari tahun 2018, sebelum bekerjasama dengan Plan Indonesia," kata Herie.

Lanjut Herie, rendahnya pemahaman masyarakat terkait perilaku sanitasi dan kebersihan yang baik membuat banyak warga di Kabupaten Belu tidak memiliki jamban sehingga banyak masyarakat yang masih buang air besar sembarangan. Deklarasi Desa dan Kelurahan STBM merupakan salah satu momentum penting untuk mendorong komitmen masyarakat dan pemerintah terkait perubahan perilaku sanitasi dan hygiene yang berkelanjutan.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan menyerahkan
Piagam Deklarasi Open Defication Free (ODF) kepada Lurah Lidak, Ludofikus Laku. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved