Breaking News:

Food Estate

Jokowi Tugaskan Prabowo Urus Singkong di Proyek Food Estate, Ini Reaksi Menhan, Incar Lahan di NTT

Proyek Food Estate, Presiden Jokowi Tugaskan Prabowo Urus Lumbung Pangan Singkong. Ini Reaksi Prabowo

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Jokowi Tugaskan Prabowo Urus Singkong di Proyek Food Estate, Ini Reaksi Menhan, Incar Lahan di NTT 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaku kementeriannya tidak akan terlibat dalam seluruh pengembangan food estate atau lumbung pangan.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kemenhan hanya akan berfokus pada lumbung pangan singkong.

"Kementerian Pertahanan akan memegang suatu peranan justru di pembangunan cadangan pangan singkong," kata Prabowo usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi terkait kelanjutan program food estate, Rabu (23/9/2020).

"Kemudian sisanya itu nanti terutama masih sebetulnya itu adalah tugas utama dari Menteri Pertanian," sambung dia.
Prabowo menyebut, ketersediaan singkong sangat dibutuhkan di dalam negeri.

Selain bisa dikonsumsi langsung, singkong juga bisa diolah menjadi tepung tapioka atau mokaf yang bisa menjadi bahan roti dan mie.

"Indonesia sudah konsumen mie kedua terbesar di dunia dan kita ingin menjamin bahwa kita tidak tergantung dari persediaan luar negeri," kata Prabowo.

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/prabowo' title='Prabowo'>Prabowo</a> Subianto saat meninjau lahan yang akan dijadikan <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/food-estate' title='Food Estate'>Food Estate</a> atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia.
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau lahan yang akan dijadikan Food Estate atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). (ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A)

Ia pun menargetkan akan ada 30.000 hektar lahan yang ditanami singkong di Kalimantan Tengah pada tahun 2021.

Lalu jumlahnya akan terus meningkat di tahun selanjutnya.

"Meningkat terus sampai 1,4 juta di akhir 2025," kata Prabowo.

Prabowo optimistis target ini akan tercapai. Sebab, Menteri PUPR, Menteri Pertanian dan Gubernur Kalimantan Tengah mendukung rencana ini.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved