Berita Sikka Terkini
11 Anggota TNI AD Terpapar Corona, Tim Satgas Covid-19 Sikka Lakukan Tracing
Adanya kasus corona di Sikka membuat Tim Satgas Covid-19 Sikka langsung mengambil pencegahan penyebaran wabah ini dengan melakukan tracing terhadap wa
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM | MAUMERE-11 anggota TNI AD di Kodim 1603 Sikka terpapar corona dan sedang menjalani karantina di SCC Maumere.
Adanya kasus corona di Sikka membuat Tim Satgas Covid-19 Sikka langsung mengambil pencegahan penyebaran wabah ini dengan melakukan tracing terhadap warga yang pernah kontak erat dengan pasien Covid-19.
Di mana penelusuruan ini sudah dilakukan sejak Selasa (22/9/2020) dan dilanjutkan lagi hari ini, Rabu (23/9/2020) pagi.
Kemungkinan tracking akan dilakukan sampai tiga atau empat hari ke depannya.
"Tracing dengan warga kontak erat dengan pasien corona sedang dilakukan tim sejak Selasa (22/9/2020) hingga hari ini, Rabu (23/9/2020) pagi. Jika masih ada maka akan dilanjutkan sampai benar-benar tuntas.Semua yang kontak erat akan menjalani protokol kesehatan dengan rapid test dan swab test. Ini langkah yang harus kami lakukan dalam rangka pencegahan wabah corona agar tidak terjadi transmisi lokal," kata Kadis Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus kepada wartawan di Maumere, Rabu (23/9/2020) pagi.
Ia mengharapkan, semua yang kontak erat dengan pasien Covid-19 hendaknya mendukung langkah tim satgas agar bisa cepat selesai penanganan.
"Mari kita saling mendukung agaþ proses pencegahan bisa cepat diatasi," papar Kadis Petrus.
Sebelumnya, sebanyak 11 prajurit TNI AD yang bertugas di Kodim 1603 Sikka yang terpapar corona telah dievakuasi Tim Satgas Penanganan Covid-19 Sikka ke SCC Maumere, Selasa (22/9/2020) malam. Mereka sudah menghuni SCC dan akan menjalani masa karantina selama 14 hari serta diawasi tim medis sampai dinyatakan sehat.
Jalannya evakuasi 11 anggota TNI dilakukan dari Makodim Sikka menuju ke SCC menggunakan mobil ambulance Covid-19.
Evakuasi 11 prajurit ini dibenarkan Kalak BPBD Sikka, Muhammad Daeng Bakir kepada wartawan di SCC Maumere, Selasa (22/9/2020) malam. Menurutnya, 11 anggota TNI ini akan dikarantina selama 14 hari dan akan menjalani swab lanjutan guna memastikan kondisi kesehatan mereka.
"Kita akan karantina mereka selama 14 hari. Tim juga sudah bergerak untuk melakukan trecing pada keluarga yang sudah lakukan kontak erat dengan 11 anggota TNI ini," jelas Bakir.
• Pilkada Sumba Timur - Polres dan Kodim 1601 Sumba Timur Gelar Apel Siaga, Simak INFO
Untuk diketahui, 27 Anggota TNI yang baru menyelesaikan pendidikan di Rindam IX Udayana Bali ini, menjalani tes usap di Makodim 1603 Sikka. Sampel swab para anggota TNI bersama sampel 3 pelaku perjalanan lainnya langsung dikirim ke laboratorium biomolekuler RSUD WZ Johanes Kupang
Hingga saat ini, baru 14 sampel yang diperiksa. Pihak Satgas penanganan covid-19 Kabupaten Sikka masih menunggu hasil dari 16 sampel yang belum diperiksa. Diperkirakan, hari ini semua sampel sudah bisa diketahui hasilnya. (ris)