Berita Regional NTT
Di NTT, Janda ini Meninggal Usai Bercinta dengan Pria Beristri, 12 Hari Baru Terungkap, Penyebabnya
Heboh seorang wanita berusia 44 tahun ditemukan tewas saat berhubungan badan dengan seorang pria di Kecamatan Golewa Selatan, Kabup
POS KUPANG.COM-- -- Heboh seorang wanita berusia 44 tahun ditemukan tewas saat berhubungan badan dengan seorang pria di Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 11 Agustus 2020.
Korban merupakan seorang janda dan memilik satu anak. Sedangkan tersangka berinisial KU (45) sudah berkeluarga. Keduanya menjalin hubungan gelap.
Kasat Reskrim Polres Ngada IPTU I Ketut Rai Artika menjelaskan, sebelum meninggal, korban sempat mengeluh lemas kepada tersangka.
• Ditegur Mendagri, Bakal Calon Bupati Belu, Willy Lay Siap Perbaiki Kedepannya
• SBS Hormati Teguran Mendagri dan Siap Diperbaiki
Tak berselang lama, EE mengalami kejang-kejang. "Pada saat yang bersamaan, korban mengalami kejang-kejang dan selanjutnya diam tak bergerak," kata Rai melalui pesan singkat, Kamis (10/9/2020).
KU yang panik kemudian merapikan kembai baju korban dan menunggu 10 menit.
Setelah 10 menit korban tak sadarkan diri, KU pergi meninggalkan TKP dan membiarkan korban dalam keadaan tergeletak dengan membawa ponsel milik korban.
• Di NTT, Satu Orang Warga asal Kabupaten TTU Terinfeksi Positif Covid-19, Simak Info
Buang Ponsel Korban
Seorang pria berinisial KU (45), warga Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), diamankan polisi karena membiarkan wanita selingkuhannya meninggal dunia.
Peristiwa bermula saat korban diajak berhubungan badan oleh pelaku pada 11 Agustus 2020.
Setelah itu, korban mengeluhkan lemas dan mengalami kejang-kejang.
"Pada saat yang bersamaan, korban mengalami kejang-kejang dan selanjutnya diam tak bergerak," kata Kasat Reskrim Polres Ngada IPTU I Ketut Rai Artika melalui pesan singkat, Kamis (10/9/2020).
Mengetahui korban membutuhkan pertolongan, pelaku bukannya segera dievakuasi ke rumah sakit.
Tapi justru dibiarkan tergeletak hingga tak sadarkan diri.
Mirisnya lagi, setelah korban tewas tersebut pakaian korban dirapikan pelaku dan ponselnya dibawa kabur.
Tiga hari setelah kejadian atau 14 Agustus 2020 jenazah korban akhirnya ditemukan warga.