Breaking News:

Upaya Dini Pemerintah Cegah Malaria di Kabupaten Belu

Pemerintah Kabupaten Belu melakukan berbagai upaya sedini mungkin guna mencegah penyakit malaria di Kabupaten Belu

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan menyerahkan bantuan kelambu terinsektisida secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Desa Naekasa di Kantor Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Sabtu (5/9/2020). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Penyakit malaria menjadi salah satu penyakit yang membahayakan hingga bisa menelan korban jiwa. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Belu melakukan berbagai upaya sedini mungkin guna mencegah penyakit malaria di Kabupaten Belu.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Belu adalah menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi dan NGO pemerhati masalah kesehatan yakni Global Fund.

Berhasil Ungkap Kasus Ini, Kapolres Ngada Beri Penghargaan untuk Lima Anggota Polisi

Wujud nyata dari perhatian pemerintah itu berupa bantuan kelambu terinsektisida kepada masyarakat yang secara simbolis diserahkan Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan kepada perwakilan masyarakat Desa Naekasa di Kantor Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Sabtu (5/9/2020).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Rosa Gaudensiana Asa, S.KM dalam laporannya mengatakan, Kabupaten Belu mendapat kelambu terinsektisida bantuan Global Fund sebanyak 118.600 lembar yang akan di distribusikan ke 17 puskesmas di Kabupaten Belu.

Group Ampera Nasyid MAN Nagekeo Masuk Grand Final Ajang Syiar Anak Negeri

Untuk Puskesmas Halilulik sebanyak 10.233 lembar yang akan didistribusikan ke lima Desa yang secara simbolis diserahkan di Desa Naekasa. Untuk Desa Naekasa sendiri sebanyak 3.882 lembar kelambu.

Pemberian bantuan kelambu ini dalam rangka eliminasi malaria di tahun 2023 dan pemberantasan vektor/pencegahan gigitan nyamuk Anopheles (Malaria) dengan menggunakan kelambu terinsektisida.

Wakil Bupati Belu, Drs. J.T. Ose Luan
mnyampaikan terima kasih kepada Global Fund yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Belu.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Belu menyampaikan terima kasih kepada Global Fund yang telah memberikan perhatian berupa kelambu terinsektisida bagi masyarakat di Kabupaten Belu," ucap Ose Luan.

Menurut Ose Luan, kegiatan pemberian kelambu terinsektisida tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dini dari pemerintah terhadap masyarakat agar terhindar dari malaria. Apalagi kelambu yang diberikan adalah kelambu terinsektisida yang memiliki kelebihan dalam penggunaannya. Nyamuk akan mati dengan sendirinya bila hinggap di kelambu.

Untuk itu, Wabup Ose Luan berpesan kepada masyarakat agar menggunakan kelambu tersebut dengan baik untuk mencegah gigitan nyamuk.

"Manfaatkan kelambu ini secara baik. Kelambu ini terinsektisida, jika nyamuk hinggap dengan sendirinya akan mati. Manfaatkan kelambu terinsektisida ini agar saat tidur terhindar dari nyamuk," tutup Ose Luan.

Untuk diketahui, usai penyerahan bantuan kelambu terinsektisida, Wabup Belu berkunjung ke Perpustakaan Desa Naekasa dan berinteraksi dengan para pengunjung.

Perpustakaan Desa Naekasa saat ini sedang mengikuti lomba perpustakaan Desa tingkat Nasional dan masuk dalam posisi 6 besar. Terkait penilaian lomba ditingkat nasional saat ini sedang berjalan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekcam Tasifeto Barat, Kepala Puskesmas Halilulik, Kepala Desa Naekasa, Para Kepala Dusun, Bidan Desa, Kader Posyandu, serta tokoh masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved