China Tembakan 4 Rudal ke Laut China Selatan,Amerika Kebakaran Jenggot, Potensi Perang Makin Terbuka

Aksi China dalam latihan militer tersebut membuat Amerika kebakaran jenggot. Semua unit militer Amerikapun langsung siaga tinggi mengantisipasi perang

Editor: Alfred Dama
Weibo, PLA Daily Photo via Taiwan News
Ilustrasi - Kapal perang China melakukan live-fire di Laut China Selatan. 

Derek Grossman, pakar keamanan di lembaga think thank Rand, mengatakan kepada South China Morning Post bahwa peluncuran itu akan meningkatkan ketegangan antara dua negara adidaya tersebut.

"Tampaknya tidak mungkin bahwa militer AS akan mundur," ujarnya.

"Karena saat ini ada upaya seluruh pemerintah untuk bersaing dengan dan melawan China baik secara regional maupun global.

"Namun, kemungkinan besar pertempuran bersenjata akan terjadi karena kesalahan perhitungan," jelasnya.

Dia mengatakan potensi "salah perhitungan" ini berarti masih ada kemungkinan konflik militer secara tidak sengaja.

"Jika china menembakkan rudal DF-21D lain, dan mendekati kapal induk AS yang melintasi wilayah tersebut,

"Militer AS mungkin menanggapi dengan kekuatan karena mengira rudal itu meleset dari targetnya.

"Kemudian situasinya bisa meningkat dari sana," tambahnya.

Dalam sebuah pernyataan pagi ini yang dilaporkan CNN, Pentagon mengatakan:

"DoD dapat mengkonfirmasi bahwa militer China meluncurkan empat rudal jarak menengah pada Rabu dari daratan China.

"Peluncuran tampaknya telah menjadi bagian dari latihan yang diumumkan sebelumnya."*

Sebagian artikel ini sudah tayang di sosok.grid.id dengan judul: Ahli Beberkan Kemungkinan Setelah Tiongkok Kirim 4 Rudal "Penghancur Kapal Induk" ke Laut China Selatan, Sebut Salah Sangka Bisa Buat AS Makin Kebakaran Jenggot https://sosok.grid.id/read/412310533/ahli-beberkan-kemungkinan-setelah-tiongkok-kirim-4-rudal-penghancur-kapal-induk-ke-laut-china-selatan-sebut-salah-sangka-bisa-buat-as-makin-kebakaran-jenggot?page=all

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved