Hampir Seminggu Kejaksaa Agung Terbakar, Musebab Kebakaran Masih Misterius, Kata PLN Itu Tidak Wajar
Saya bicara dengan orang PLN kebakaran di Kejagung tidak wajar yang kemudian hebatnya membakar semuanya. Secara elektrikal PLN anggap itu tidak wajar.
Hampir Seminggu Kejaksaa Agung Terbakar, Musebab Kebakaran Masih Misterius, Kata PLN Itu Tidak Wajar
POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Sejak Gedung Kejaksaan Agung RI dilalap si jago merah pada Sabtu (22/8/2020) malam, hingga saat ini polisi masih menyelidiki sebab musebab kebakaran tersebut.
Penyelidikan itu dilakukan lantaran kebakaran yang menggemparkan Indonesia itu dianggap sebagai peristiwa yang tidak wajar.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 59 orang saksi, mulai dari pegawai Kejaksaan Agung, teknisi, pekerja harian lepas (PHL) hingga office boy (OB).
Ironisnya, meski telah menginterogasi puluhan orang, namun sampai saat ini polisi menyatakan belum menemukan penyebab kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada Sabtu (22/8/2020) malam itu.
"Sudah 59 saksi yang kami minta keterangannya. Kami terus lakukan investigasi kebakaran (di Gedung Kejaksaan Agung) ini, untuk nanti diketahui penyebab yang sebenarnya terjadi," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono melalui keterangan tertulis, Rabu (26/8/2020).
Para saksi yang diperiksa terdiri dari, pramukantor (office boy), pekerja harian lepas (PHL), serta teknisi.
Sebelumnya, petugas Keamanan Dalam (Kamdal) Kejaksaan Agung serta pihak Korps Adhyaksa lainnya disebutkan sudah diperiksa.
• Diam-Diam Rizky Billar Lamar Lesti Kejora, Ternyata Cincin Lamaran itu Milik Putra Siregar Kok Bisa?
• Foto Aurel Berkebaya Bak Pengantin Beredar Luas, Benarkah Putri Anang & Atta Halilintar Prewedding?

Polisi juga telah mengumpulkan sampel abu arang serta rekaman kamera CCTV dari lokasi.
Dalam pelaksanaannya, polisi berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
"Penyidik terus berkoordinasi dengan Kejagung terkait investigasi ini dan kami juga terus melakukan penyisiran di lokasi kebakaran. Jika ada perkembangan lanjutan, akan kami informasikan," tutur Argo.
Diketahui, api mulai berkobar di kantor Kejagung, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/8/2020) malam sekitar pukul 19.10 WIB.
Kerugian akibat Kebakaran Kebakaran diketahui berasal dari lantai enam yang merupakan bagian kepegawaian, dan meluas hingga api melalap seluruh gedung.
Petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api, akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah pada Minggu (23/8/2020) dini hari.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
• Dengan Suara Terbata-Bata, Istri Ini Izinkan Suami Menikah Lagi BerJanjilah Untuk Bersikap Adil Ayah
• Suap Jaksa Pinangki Hingga Rp 7,4 Miliar, Djoko Tjandra Ditetapkan Jadi Tersangka Di Kejaksaan Agung
Kebakaran Tak Wajar
Kordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman di ILC TV One mengatakan bahwa tidak mungkin gedung Kejaksaan Agung terbakar.
"Saya bicara dengan orang PLN kebakaran di Kejagung tidak wajar yang kemudian hebatnya membakar semuanya. Secara elektrikal PLN menganggap itu tidak wajar," tutur Boyamin, Selasa (25/8/2020)