Breaking News:

Pemkab Belu Kerahkan 8 Mobil Tangki Distribusi Air Minum Bersih, Ini Sasarannya

Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Belu mulai merasakan krisis air minum bersih

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Belu mulai merasakan krisis air minum bersih. Kondisi ini sering terjadi setiap tahunnya.

Pemerintah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay-J.T Ose Luan tak tinggal diam. Berbagai langkah antisipasi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di Rai Belu, daerah perbatasan RI-RDTL.

Salah satu cara yang dilakukan Pemkab Belu adalah melayani air minum bersih menggunakan mobil tangki milik Pemda. Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengkerahkan delapan mobil tangki untuk memberikan pelayanan air bersih bagi masyarakat di 9 kecamatan. Bantuan subsidi air bersih ini dihandle Dinas PUPR Belu dengan pemantaun para camat.

Satgas Pamtas Peduli Pendidikan, Hantar Siswa ke Sekolah Sampai Bantu Mengajar

Delapan kecamatan yang menjadi sasaran distribusi air minum bersih ini yakni, Kecamatan Lamaknen Selatan, Lamaknen, Raihat, Lasiolat, Tasifeto Barat (Tasbar), Tasifeto Timur, Kakuluk Mesak, Raimanuk dan Kecamatan Nanaet Duabesi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Vincent K. Laka kepada Pos Kupang.Com, Jumat (14/8/2020) mengharapkan, langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum setiap hari pada musim kemarau.

Pertama di Pulau Sumba Lion Group Layani Rapid Test Covid-19

Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam setiap kunjungan kerja selalu mendapat keluhan dari masyarakat tentang krisis air bersih. Kesulitan air bersih tidak hanya dialami masyarakat di desa tetapi juga masyarakat Kota Atambua. Pemerintah sudah berupaya dengan membangun sumur bor di beberapa wilayah termasuk memperbaiki jaringan perpipaan agar distribusi air tetap lancar. Upaya ini belum semuanya dilakukan di seluruh wilayah.

Untuk itu, pemerintah mengoptimalkan mobil tangki yang ada supaya mendistribusikan air minum bersih kepada masyarakat. Mobil tangki standby di kecamatan untuk melayani masyarakat.

Pendistribusian air menggunakan mobil tangki ini bukan baru dilakukan tetapi pola ini sejak tahun 2018 silam. Hal ini disampaikan pemerintah kepada DPRD Belu saat sidang beberapa waktu lalu. DPRD juga mendorong pemerintah agar mengoptimalkan penggunaan mobil tangki untuk melayani air bersih bagi masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved