Breaking News:

Kapal Purse Seine

VIDEO - Merasa Terusik Dengan Kapal-kapal Purse Seine, Nelayan Tradisional Mengadu Ke DPRD Lembata

VIDEO - Merasa Terusik Dengan Kapal-kapal Purse Seine, Nelayan Tradisional Mengadu Ke DPRD Lembata

VIDEO - Merasa Terusik Dengan Kapal-kapal Purse Seine, Nelayan Tradisional Mengadu Ke DPRD Lembata

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Puluhan nelayan tradisional yang biasa melaut di perairan Teluk Lewoleba merasa terusik dengan keberadaan kapal-kapal purseine dan mengadukan masalah ini kepada para wakil rakyat di Kantor DPRD Lembata, Senin (3/8/2020) siang.

Para nelayan tradisional ini merasa dirugikan dengan keberadaan kapal purse seine yang melakukan aktivitas tangkapan di kawasan milik para nelayan tradisional.

Video-Sekelompok Ikan Lumba-Lumba Muncul di Pantai Tedis Kota Kupang

VIDEO Viral Saat Ledakan Beirut, Pengantin Wanita Sedang Sedang Foto Langsung Kabur Saat Ledakan

Video-Yamaha NMax VS Emak-Emak, Siapa Menang?

Dampaknya, hasil tangkapan mereka menurun drastis hingga tak bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Ditemui di Kantor DPRD Lembata senin kemarin, perwakilan nelayan tradisional Adis Djafar mengatakan para nelayan modern itu sudah melakukan penangkapan ikan di kawasan-kawasan 'terlarang' yang tidak bisa dimasuki kapal purse seine.

Menurut dia, sudah ada kesepakatan bersama sejak 11 Desember 2018 perihal wilayah-wilayah perairan yang tidak bisa dimasuki kapal purse seine dan kini kesepakatan itu dilanggar lagi oleh mereka.

Menurut Adis, masalah ini sempat pernah menimbulkan bentrok berdarah antara nelayan tradisional dan nelayan kapal purse seine.

"Tadi juga mereka lakukan aktivitas di luar area mereka dan kita pergi cegah lalu mereka malah kata rata kami lagi," kata Adis menjelaskan.

Tujuan mereka mengadu ke DPRD Lembata, menurut Adis, ialah untuk melaporkan masalah yang mereka hadapi di laut yang tidak sanggup diatasi oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lembata sendiri.

Sumarmo Hamid, perwakilan nelayan lainnya, menambahkan sudah ada kesepakatan antara Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT dan Kabupaten Lembata, para nelayan bersama semua stakeholder perihal kawasan penangkapan ikan oleh kapal purse seine pada 11 Desember 2018. Mereka ingin kesepakatan-kesepakatan itu tidak dilanggar lagi oleh kapal purse seine.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Jhony Simon Lena
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved