Salat Idul Adha Berjamaah Sembelih Kurban Patuhi Protokol Covid-19
Perayaan diawali dengan salat Id berjamaah di setiap masjid, karena di lapangan tidak memungkinkan mengingat masih pandemi Corona ( Covid-19)
POS-KUPANG.COM | KUPANG -Umat muslim NTT menyambut Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7/2020). Perayaan diawali dengan salat Id berjamaah yang berlangsung di setiap masjid, karena di lapangan tidak memungkinkan mengingat masih pandemi Corona ( Covid-19). Jamaah tetap patuhi protokol kesehatan.
"Salat Idul Adha di lapangan memang tidak memungkinkan, kecuali yang kami dapat informasi, di lapangan Polda dan Brimob akan menggelar pelaksanaan salat Idul Adha. Selain itu di masjid-masjid. Kurang lebih 36 masjid dan mushola akan melaksanakan salat Idul Adha," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kupang, H Muhsin Thalib, Selasa (28/7/2020).
• Kajati NTT Silaturahmi ke Pos Kupang: Jadikan Kritikan Pers Sebagai Dukungan
Ia mejelaskan, karena salatnya hari Jumat sehingga banyak masjid nanti yang akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari Sabtu (1/8).
"Jumat itu hari pendek. Dan, nanti di celah-celah itu ada salat sehingga pengurusan dagingnya akan mengalami kesulitan," ujarnya.
Muhsin menegaskan, mengingat masih pandemi Covid-19 sehingga umat muslim harus taat terhadap protokol kesehatan.
"Kami dari Dewan Masjid Indonesia sudah memberikan imbauan agar dalam pelaksanaan salat Idul Adha mengikuti protokol Covid-19," tandasnya..
Menurutnya, penyembelihan hewan dan pendistribusian daging kurban tetap menjaga protokol kesehatan.
"Kami mengimbau supaya panitia mencatat nama-nama keluarga yang akan memerima daging kurban untuk menunggu di rumah. Panitia yang akan mengantarnya. Supaya jangan terjadi pengumpulan massa di tempat pemotongan hewan kurban," ujarnya mengingatkan.
Umat muslim di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan salat Idul Adha di tiga masjid dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten TTU Idham Khalid mengatakan pelaksanaan perayaan Idul Adha tidak seperti tahun sebelumnya yang dilakukan secara terpusat.
"Dalam situasi kondisi Covid-19 seperti ini, kami membagi di masjid masing-masing, dengan ketentuan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujar Idham saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (29/7).
Menurutnya, salat Idul Adha berlangsung pada tiga masjid di wilayah Kota Kefamenanu. Tiga masjid dimaksud, yaitu Masjid Agung Nurul Fallah, Masjid Al Mujahidin Naesleu dan Masjid Al Muhajirin.
Selain salat Idul Adha, lanjut Idham, pemotongan hewan kurban juga dilakukan di tiga masjid tersebut. "Jadi masing-masing pengurus nanti mendata dan memberikan daging kurban kepada umat muslim," ujarnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka, H Zaenal Muttakim mengatakan, salat Idul Adha tidak bisa terpusat di lapangan Betun seperti tahun-tahun sebelumnya.
Zaenal menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Malaka untuk meminta izin pelaksanaan salat Id di lapangan Betun. Bupati Stefanus Bria Seran menyetujui namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.