Pernahkan Anda Tahu, Siapa PNS Pertama di Indonesia? Ini Jawabannya! Simak Penjelasan Berikut
Dan, ada banyak alasan yang melatarbelakangi impian pencari kerja menjadi PNS, termasuk pendapatan yang sudah disiapkan negara hingga hari tua nanti.
Pernahkan Anda Tahu, Siapa PNS Pertama di Indonesia? Ini Jawabannya!
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Hingga saat ini, yang namanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) selalu menjadi incaran para pencari kerja.
Tapi, tahukah Anda, termasuk Anda yang kini mengemban predikat sebagai PNS, siapa PNS pertama di Indonesia?
Jika Anda penasaran akan pertanyaan ini, simaklah artikel ini hingga tuntas. Anda akan menemukan jawabannya.
Bahwa sampai sekarang, hampir semua pencari kerja, berciita- cita jadi PNS.
Dan, ada banyak alasan yang melatarbelakangi impian pencari kerja menjadi PNS, termasuk pendapatan yang sudah disiapkan negara hingga hari tua nanti.
• Ingin Jadi PNS? Simak Aturan Ini Sebelum Memakai Pakaian Seragam Korpri, Ingat Anda Bisa Dipecat!
• Anda PNS? Ini Aturan Baru Yang Patut Anda Tahu, Mulai Dari Soal Cuti Hingga Diberhentikan Dari ASN
• GAJI 13, 4 Hari Lagi Gaji 13 PNS, TNI, Polisi & Pensiunan Cair? Golongan III Dapat 4 Jutaan, Cek
Mungkin karena itu, sehingga tiap kali pemerintah membuka formasi seleksi calon pegawai negeri sipil, sontak saja ada begitu banyak anak muda yang antusias mendaftarkan diri dan menjajal peruntungan pada jenis pekerjaan tersebut.
Ini membuktikan bahwa PNS punya daya tarik yang amat kuat bagi setiap warga negara untuk mengemban tugas sebagai aparatur sipil negara.
Berbicara mengenai ASN atau lazimnya disebut sebagai PNS, beberapa waktu lalu tepatnya 29 November 2019 akun Twitter Humas Pemda DIY @humas_jogja mengunggah sebuah foto yang menunjukkan identitas Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai PNS pertama di Indonesia.
Menanggapi hal ini, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara atau BKN, Paryono membenarkan bahwa Sri Sultan merupakan PNS pertama di Tanah Air.
"Iya benar, tapi terkait ini saya kurang punya data dan informasinya," ujar Paryono saat dihubungi Kompas.com, baru-baru ini.
Pasalnya catatan ini berasal dari masa sebelum kemerdekaan, yakni tahun 1940.
"Agak susah, pernah ada yang minta juga tapi saya enggak bisa bantu," lanjutnya.
Sementara itu, Pengageng Tepas Dwarapura Keraton Yogyakarta KRT Jatiningrat membenarkan bahwa Sri Sultan HB IX merupakan PNS pertama Indonesia.
"Iya benar, PNS pertama. Ini fotokopi kartu PNS beliau (Sri Sultan HB IX)," ujar KRT Jatiningrat sebagaimana diberitakan Kompas.com (16/12/2019).
• Nikita Mirzani Kisruh dengan Billi Syahputra,Sebut Mantan Sahabat Naksir Cabe-cabean, Amanda Manopo?
• Hasil Seleksi Perangkat Desa Kembali Tuai Protes, June Bana : Kami Tidak Mungkin Ubah Nilai
• Jarang yang Tahu, Mantan Istri Irwan Mussry Suami Maia Ternyata Anak Konglomerat Kini Istri Jenderal
Dirinya mengetahui salinan kartu pegawai tersebut setelah Sri Sultan HB IX wafat.
"Waktu itu beliau wafat, saya masih menjadi Kepala Biro Umum, sehingga masalah-masalah yang berkaitan dengan pensiun janda itu kan mengumpulkan data-data, masuklah NIP (salinan kartu pegawai) ini (milik Sri Sultan HB IX)," kata dia.
Kartu PNS milik Sri Sultan HB IX, imbuhnya diterbitkan oleh Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN), dan ditandatangani oleh Kepala BAKN saat itu, AE Manihuruk, di Jakarta pada 1 November 1974.
Di dalam kartu PNS tersebut tertulis Sri Sultan HB IX menjadi pegawai pada 1940.
Sri Sultan HB IX mendapat NIP: 010000001.
"Waktu itu kita juga kaget, ternyata Ngarso Dalem itu NIP-nya 010000001. Berarti ini kan yang pertama," ujar dia.
Ini Faktanya
Jadi PNS di tahun penobatan sebagai raja Ada yang menarik di sini, Sultan yang lahir pada 12 April 1912 ini diangkat menjadi PNS pada 1940 di saat usianya menginjak 28 tahun.
Di tahun yang sama dengan diangkatnya ia menjadi PNS pertama, Sri Sultan Hamengkubuwono IX juga diangkat menjadi Raja Kraton Yogyakarta menggantikan sang ayah, Sri Sultan Hamengkubuwono VIII.
Hal ini diketahui dari laman resmi Kraton Jogja.
Diketahui pada 1939, Sri Sultan HB IX yang ketika itu bernama Gusti Raden Mas Dorojatun tengah menyelesaikan pendidikan tingginya di Belanda.
Belum selesai pendidikan yang ia jalani, ia diminta pulang oleh sang ayah Sri Sultan HB VIII, karena Perang Dunia II yang kian terasa akan segera meletus.
Setibanya di Tanah Air, Gusti Raden Mas Dorojatun diberi Keris Kyai Joko Piturun oleh sang ayah.
Keris ini merupakan atribut bagi putra mahkota dan dianggap sebagai putra yang ditunjuk raja sebagai Pewaris Tahta Kerajaan.
Ia merupakan anak ke-9 dari Sri Sultan HB VIII dari istri kelimanya.
• Operasi Patuh Turangga 2020, Polres Sikka Temukan Anak Dibawah Umur Bawa Motor dan Tidak Berhelem
• Ijazah Paket Dominasi Perengkingan 5 Besar, Tokoh Masyarakat Oebaki Mengadu Ke DPRD TTS
• Bupati Sunur Minta Gubernur Laiskodat Tangani Ruas Jalan Selatan Menuju Lamalera

Tak lama, hanya selang beberapa hari setelah keris pusaka itu diberikan, ternyata sang ayah mangkat.
Ia pun naik tahta menjadi Raja Kraton Ngayojokarto Hadiningrat dengan Gelar Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kandjeng Sultan Hamengku Buwono Senopati Ingalaga Ngabdurrakhman Sayidin Panatagama Kalifatullah Kaping IX.
Ia dilantik menjadi raja pada 18 Maret 1940 dengan sebelumnya dinobatkan sebagai putra mahkota yang bergelar Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibja Radja Putra Narendra Mataram.
Melihat nama yang tertera dalam kartu PNS tersebut adalah Hamengkubuwono IX, maka dapat dipastikan sang raja terlebih dahulu dinobatkan sebagai penguasa Kraton Jogja sebelum akhirnya terdaftar menjadi abdi negara. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siapa PNS Pertama di Indonesia?", https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/21/090500065/siap a-pns-pertama-di-indonesia-?page=all#page2
Akses Kompas.com lebih cepat dan mudah melalui aplikasi
Google Play: https://bit.ly/3g85pkA
Apple App Store: https://apple.co/3hXWJ0L