Ingin Miliki Jimat Seperti Presiden Soekarno, Mazlan Idris Malah Dibunuh Lalu Dimutilasi, Tragis!

Awalnya, Mona Fandey menjadi artis penyanyi di Malaysia. Namun di tengah jalan, Mona kemudian beralih profesi menjadi paranormal.

Editor: Frans Krowin
tribunnews.com
kolase Megawati Soekarnoputri dan ayahnya, Presiden Soekarno 

Mazlan memang dikenal sangat ambisius dalam dunia politik.

Demi hasrat akan kekuasaan itu, ia tergiur akan tawaran Mona soal penggandaan uang.

Walau kaya, ia masih perlu uang untuk bertahan di dunia politik.

Masyarakat setempat menyebut pekerjaan Mona itu bomoh.

Tidak hanya Mazlan, kabarnya klien Mona Fandey pun kebanyakan dari kalangan orang berada.

Agaknya pelayanan Mona Fandey memang ekslusif untuk kalangan politikus.

Beredar cerita kalau jimat darinya bisa membuat beberapa pejabat politik di negeri Jiran itu semakin berjaya.

Tidak heran, Mona termasuk dukun modern yang hidup lumayan.

Jadikan Timor Leste Sebagai Negara Tujuan Utama Ekspor NTT

Tim Covid-19 SBD Bertindak Tegas, Tak Pakai Masker Warga Jemur di Panas Matahari

Traffic Light Langka Kabe Labuan Bajo Tak Berfungsi, Ini Komentar Kadis Perhubungan Mabar

Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta
Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta (Dok. Kompas)

Kado Dari Langit

"Kapan jimat sakti itu awak ambil?" tanya Mazlan memulai pembicaraan.

Mona memang sudah bersepakat dengan Mazlan mengenai jimat sakti yang bisa membuatnya menjadi politikus terkuat dan tak terkalahkan.

Kabarnya, jimat yang dimaksud itu haruslah tongkat dan songkok yang sebelumnya dimiliki presiden Indonesia, Soekarno.

Untuk jimat itu, Mazlan Idris harus membayar RM2,5 juta.

Mona bilang perlu ongkos untuk menjemputnya ke Indonesia, panjarnya sudah diberi, yaitu RM500.

Sisanya akan dibayarkan setelah jimat itu berpindah tangan padanya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved